Hagia Sophia

03 April 2023

Pria Brasil Ini Miliki 6 Istri, Ingin Punya Anak dengan Proses Surrogacy

Viral pria beristri enam. (Foto: Instagram @arthurourso)

Heboh pria 37 tahun di Brasil punya enam istri, dia berencana untuk memiliki anak dari setiap istrinya tanpa membuat mereka hamil. Pria bernama Arthur O Urso memilih proses surrogacy untuk mendapatkan anak dari keenam istrinya.

"Saya tidak ingin membuat salah satu dari enam istri saya kesal dengan memilih mana yang hamil lebih dulu, jadi kami memilih ibu pengganti," kata Urso, dikutip dari New York Post, Senin (3/4/2023).

Untuk memulai proses surrogacy, Urso bermaksud menggunakan sel telur istri pertamanya, Luana, untuk implantasi atau saat sperma membuahi sel telur. Proses surrogacy adalah menanamkan 'benih' calon bayi memakai ibu pengganti.

Proses ini biasanya dipakai keluarga yang kesulitan memiliki anak dalam persalinan normal. Bisa karena adanya masalah pada rahim, atau melakukan pengangkatan rahim akibat kondisi tertentu, atau adanya kondisi yang membahayakan nyawa ketika hamil dan persalinan.

Sementara Arthur menghabiskan 41 ribu USD atau sekitar Rp 614 juta untuk proses persalinan surrogacy.

"[Saat ini], kami sedang mencari seseorang yang bisa menjadi pengganti kami dan kami menginginkan seseorang yang memberi kami kepercayaan diri," akunya.

Urso memiliki seorang putri berusia 10 tahun dari hubungan sebelumnya, tetapi dia berharap memiliki seorang putra berikutnya.

"Saya belum pernah mengalami hal seperti ini, jadi ini pertama kalinya," kata Urso. "Kami sangat cemas, tetapi bersemangat untuk mewujudkan impian memiliki bayi ini."

Apa Itu Surrogacy?

Dikutip dari WebMD, surrogate atau ibu pengganti adalah metode yang digunakan oleh pasangan untuk mendapat anak. Metode ini melibatkan pihak ketiga, yaitu si ibu pengganti. Surrogate terdiri dari dua jenis:
  • Traditional surrogate
Ibu pengganti diinseminasi secara artifisial dengan sperma ayah. Setelah lahir, bayi tersebut diberi kepada ayah dan pasangannya kemudian dibesarkan. Dengan kata lain, ibu kandung bayi adalah ibu pengganti karena sel telurnya dibuahi dengan sperma ayah.
  • Gestational surrogate
Teknik ini disebut juga sebagai fertilisasi in vitro (IVF). Sel telur ibu kandung dibuahi dengan sperma ayah sampai menjadi embrio. Embrio lalu ditempatkan di dalam rahim ibu pengganti yang tidak memiliki ikatan genetik dengan bayi.

Ibu pengganti dapat berasal dari keluarga, teman, atau orang lain dari agensi. Seorang wanita bisa menjadi ibu pengganti jika memenuhi beberapa syarat:
  • Berusia minimal 21 tahun
  • Pernah melahirkan setidaknya 1 bayi yang sehat sehingga ibu pengganti memahami risiko medis kehamilan, persalinan, dan masalah ikatan emosional terhadap bayi yang baru dilahirkan
  • Lulus pemeriksaan psikologis oleh ahli kesehatan mental untuk mengungkap masalah apapun terkait penyerahan bayi setelah lahir
  • Menandatangani kontrak tentang peran dan tanggung jawab ibu pengganti dalam kehamilan seperti perawatan prenatal dan setuju memberikan bayi setelah lahir.





























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Viral Pria Punya 6 Istri, Minta Semua Punya Anak Tanpa Hamil"