Hagia Sophia

05 February 2026

Pilihan Herbal dan Rempah untuk Cegah Sakit di Musim Hujan

Ilustrasi (Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Musim hujan ekstrem yang terjadi belakangan ini di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek, dapat membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit. Salah satu langkah preventif yang kerap dianjurkan para ahli adalah mengonsumsi minuman herbal hangat.

Menurut dokter spesialis herbal dari Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr Inggrid Tania , M.Si, konsumsi herbal hangat dapat mendukung fungsi tubuh agar tetap seimbang dan tangguh menghadapi perubahan cuaca ekstrem.

"Bersifat meningkatkan kekebalan atau daya tahan tubuh atau imunitas tubuh juga memiliki sifat misalnya sebagai antimikroba ringan atau minimal antivirus ringan dan juga sifatnya memperbaiki keseimbangan fisiologis di dalam tubuh kita," kata dr Inggrid saat dihubungi detikcom, Jumat (30/1/2026).

Pilihan Herbal dan Rempah untuk Tubuh Lebih Tahan Sakit

Untuk memaksimalkan manfaat minuman herbal, pilihan bahan yang bisa digunakan sangat bervariasi. Mulai dari habbatussauda, kombinasi teh hitam atau hijau dengan rempah seperti cengkih dan kayu manis, hingga olahan empon-empon seperti temulawak dan kunyit. Khasiat ramuan ini bisa diperkuat dengan tambahan daun herba seperti kelor.

Meski demikian, dr Inggrid mengatakan efek kesehatan yang dihasilkan bisa berbeda pada tiap individu. Herba yang manjur pada seseorang, belum tentu memberikan efek yang sama pada individu yang lain.

"Seperti halnya obat-obatan dan suplemen kesehatan itu juga memang ada cocok-cocokannya, karena genetika tiap orang kan berbeda-beda," jelasnya.

Terdapat beberapa bahan opsional yang bisa ditambahkan untuk meningkatkan efek herbal:
  • Daun sambiloto segar 3-7 lembar atau kering 2-3 gram untuk efek antivirus dan penurun demam
  • Daun mint segar 10-15 lembar atau kering 2-3 gram untuk meredakan batuk
"Tidak semua orang tahan dengan pahitnya sambiloto. Jadi tidak apa-apa jika tidak ditambahkan. Ramuan tetap ampuh," tuturnya.

Ramuan ini bisa dikonsumsi 3-4 kali sehari, masing-masing 1 cangkir per kali minum agar efeknya lebih optimal.

Selain itu, dr Inggrid menekankan minum ramuan herbal saja tidak cukup, perlu menjaga pola makan yang dapat menentukan efektivitas pencegahan.

Pilih makanan hangat, bergizi, dan seimbang seperti sup ayam hangat atau mie godok dengan sayur, daging, dan telur. Hindari terlalu sering mengandalkan mi instan.

"jadi makanan sehari-hari itu jelas sangat berpengaruh dalam mencapai keberhasilan untuk mencegah supaya kita tidak tumbang selama musim hujan terlebih, cuacanya memang ekstrem," lanjutnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Musim Hujan Ekstrem? Cegah Sakit dengan Ramuan Herbal Hangat"