![]() |
| Ilustrasi. (Foto: Getty Images/shapecharge) |
Seorang pria di Utah, Amerika Serikat bernama Stephen Chase (33) mengalami kejadian tidak biasa setelah terbangun di ruang operasi. Ia tiba-tiba bisa fasih bahasa Spanyol, meski sebelumnya hanya cuma bisa sebatas menghitung 1-10 saja.
Chase mengaku sempat belajar bahasa Spanyol semasa sekolah, tapi tidak pernah memperhatikan. Oleh karena itu, bahasa Spanyolnya terbilang sangat terbatas.
Namun, rupanya ada yang tersimpan di otaknya. Beberapa menit setelah terbangun dari sebuah operasi, ia tiba-tiba mampu bicara dalam kalimat penuh berbahasa Spanyol. Ia bahkan disebut sempat bercakap selama 20 menit, sebelum akhirnya kembali berbicara bahasa Inggris.
Anehnya, kondisi ini terus terjadi secara berulang tiap kali ia menjalani operasi di tahun-tahun berikutnya.
"Pertama kali itu terjadi, saat saya bangun, saya langsung berbicara bahasa Spanyol kepada para perawat yang memeriksa saya," kata Chase dikutip dari Lad Bible, Senin (29/12/2025).
"Saya sebenarnya tidak benar-benar ingat sedang berbicara bahasa Spanyol. Yang saya ingat cuma orang-orang meminta saya berbicara bahasa Inggris, dan saya merasa sangat bingung. Waktu itu kemampuan bahasa Spanyol saya sama sekali belum sejauh itu, jadi saya benar-benar kaget," sambungnya.
Chase menduga keanehan ini terjadi karena lingkungannya. Ia hidup dekat dengan banyak orang hispanik, serta sering mendengar orang berbahasa Spanyol.
Menurutnya, itu mungkin membuat bahasa Spanyol secara tidak sadar tersimpan dalam otaknya. Meskipun, tidak pernah benar-benar tahu apa artinya.
Setelah menjalani beberapa operasi lagi selama satu dekade terakhir akibat cedera olahraga, ia terbangun dari bius sambil bicara bahasa Spanyol dengan kefasihan seperti penutur asli.
"Para perawat bilang mereka menanyakan hal-hal seperti 'bagaimana perasaanmu?' atau 'apakah kamu kesakitan?' setelah saya bangun, dan saya menjawab semuanya dalam bahasa Spanyol," jelas Chase.
"Di kepala saya, saya hanya sedang berbicara, dan saya tidak mengerti kenapa mereka tidak paham. Saya benar-benar fasih, tapi biasanya itu menghilang sepenuhnya dalam waktu sekitar satu jam," tandasnya.
Menurut US National Library of Medicine, Foreign Language Syndrome (FLS) adalah kondisi neurologis langka di mana seseorang tiba-tiba berhenti menggunakan bahasa asli yang biasanya dituturkan dan secara spontan menggunakan bahasa kedua untuk sementara waktu.
Kondisi ini ditandai dengan penggunaan bahasa asing secara mendadak dan tidak disengaja. FLS dapat dipicu oleh cedera kepala berat, stroke, tumor otak, atau perdarahan otak, dan sering muncul setelah anestesi, cedera otak, atau tekanan psikologis.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pria Mendadak Fasih Berbahasa Asing pasca Operasi, Apa yang Terjadi di Otaknya?"
