Hagia Sophia

30 April 2024

Sakit di Bagian Leher Belakang Belum Tentu Tanda Kolesterol Tinggi

Penjelasan dokter soal leher sakit jadi gejala kolesterol tinggi. (Foto: Getty Images/Cecilie_Arcurs)

Kolesterol tinggi umumnya tidak menunjukkan tanda atau gejala yang khas di tubuh. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan pemeriksaan kadar kolesterol di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.

Namun, kadar kolesterol yang berlebih bisa menjadi faktor risiko berbagai masalah kesehatan. Misalnya seperti penyakit jantung dan stroke.

Meski begitu, banyak orang yang mengeluhkan sakit di bagian leher belakang sebagai salah satu tanda dari kolesterol tinggi. Benarkah begitu?

"Gejala leher bagian belakang terasa sakit dan kepala pusing belum tentu tanda dari kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah," jelas spesialis penyakit dalam dari Primaya Hospital Pasar Kemis, dr Muhammad Imanuddin Nasution, SpPD, pada detikcom, Jumat (26/4/2024).

"Untuk mengetahui apakah kolesterol tinggi atau tidak, sebaiknya diperiksakan kadar kolesterol total, trigliserida, kolesterol LDL dan Kolesterol HDL pada pasien di faskes atau rumah sakit terdekat," sambungnya.

Dislipidemia merupakan kondisi saat kadar kolesterol, yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, High Density Lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik, dan trigliserida dalam kadar yang tidak normal.

Kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala khusus. Tetapi, biasanya baru disadari saat penderita melakukan pemeriksaan darah.

Meskipun sering tidak bergejala, dr Muhammad Imanuddin mengungkapkan tanda yang biasa dikeluhkan pasien dislipidemia, seperti:
  • Bengkak pada kaki, tangan, badan serta seluruh tubuh
  • Nyeri pada kaki, tangan, pundak, leher dan lainnya
"Apabila didapatkan hasil tes yang tinggi dari kadar normal biasanya, segera konsultasikan kepada dokter atau dokter spesialis penyakit dalam," kata dr Muhammad Imanuddin.

"Ini dilakukan untuk mendapatkan terapi yang tepat serta diet makanan apa saja yang harus dikonsumsi oleh dislipidemia, dan yang dilarang untuk dikonsumsi," pungkasnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sakit Leher Bagian Belakang Belum Tentu Jadi Tanda Kolesterol, Ini Cirinya"