![]() |
| Foto ilustrasi: Getty Images/torwai |
Depresi merupakan gangguan suasana hati atau mood yang serius. Kondisi ini yang mempengaruhi perasaan, cara berpikir, dan cara seseorang menjalani aktivitas sehari-hari.
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa olahraga mungkin bisa membantu orang-orang yang memang bermasalah dengan depresi. Para peneliti mengungkapkan hasil dari 73 studi berbeda pada sekitar 5 ribu orang dengan depresi.
Temuan ini dipublikasikan oleh Cochrane Library, yang merupakan sebuah kumpulan penelitian medis independen. Setidaknya, para peneliti mengatakan bahwa olahraga dapat membantu mengelola depresi.
"Alasannya adalah bahwa olahraga dapat membantu meningkatkan fungsi neurotransmiter, seperti serotonin, dopamin, dan endorfin," kata direktur medis psikiatri di Inspira Health, dikutip dari People.
"Jadi, tentu ada tumpang tindih antara olahraga dan bagaimana antidepresan memberikan bantuan," sambungnya.
Menurut Cleveland Clinic, olahraga teratur dapat meningkatkan kadar serotonin. Begitu juga dengan antidepresan seperti SSRI bekerja dengan meningkatkan kadar serotonin di otak.
Mengenai jenis olahraga yang efektif, para peneliti memberikan kombinasi latihannya. Mereka menyarankan kombinasi latihan kardio dan latihan beban lebih bermanfaat, yang hasilnya dapat terlihat antara 13-36 sesi latihan.
Meski begitu, para ahli menekankan perlunya penelitian yang lebih luas dan fokus untuk mencari tahu karakteristik olahraga mana yang efektif untuk orang yang berbeda, dan memastikan berbagai jenis orang disertakan dalam penelitian dengan pertimbangan kondisi kesehatan masing-masing," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Olahraga Ternyata Bisa Bantu Kelola Depresi, Begini Temuan Peneliti"
