![]() |
| Ilustrasi kopi. (Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW) |
Bagi banyak orang, kopi adalah minuman wajib untuk mengawali pagi. Namun, fungsi kopi ternyata jauh lebih dari sekadar pengusir kantuk. Para pakar kesehatan dan peneliti longevity (panjang umur) kini mengungkap bahwa kopi adalah salah satu minuman terbaik untuk memperpanjang usia.
Dan Buettner, peneliti yang mempopulerkan istilah 'Blue Zones' atau wilayah dengan penduduk berumur paling panjang di dunia, menyebut kopi sebagai salah satu minuman kesehatan terbaik yang pernah ada.
Diberitakan SCMP, rahasia kopi terletak pada kemampuan molekulnya dalam melindungi telomer. Sebagai informasi, telomer adalah bagian di ujung kromosom manusia yang berfungsi seperti 'tutup plastik pada ujung tali sepatu' agar DNA tidak rusak atau terurai.
Seiring bertambahnya usia, telomer akan memendek secara alami. Namun, riset menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara moderat yakni sekitar tiga hingga empat cangkir sehari, berhubungan dengan telomer yang lebih panjang.
Artinya, kopi membantu memperlambat proses penuaan pada tingkat sel.
Ahli diet yang berbasis di Hong Kong Sally Poon menjelaskan bahwa keajaiban kopi tidak hanya datang dari kafeinnya. Kopi kaya akan senyawa bioaktif seperti asam klorogenat dan polifenol.
"Antioksidan dan molekul anti-inflamasi inilah yang dapat membantu membatasi stres oksidatif dan peradangan, dua proses biologis yang sangat terkait dengan pemendekan telomer, hilangnya secara bertahap ujung pelindung DNA yang menandai penuaan sel," jelas Poon.
Dua proses inilah yang biasanya menjadi penyebab utama telomer memendek lebih cepat dan memicu penyakit kronis.
Menariknya, manfaat ini juga bisa didapatkan oleh peminum kopi decaf (tanpa kafein). Karena antioksidannya tetap utuh, kopi decaf tetap efektif menjaga kesehatan jantung dan memperlambat penuaan sel.
Aturan Minum Kopi Biar Dapat Manfaatnya
Meski bermanfaat, para pakar memberikan beberapa panduan agar kopi tidak justru merugikan kesehatan yakni:
- Dosis Moderat: Manfaat maksimal ditemukan pada konsumsi 3 hingga 4 cangkir sehari. Konsumsi berlebihan (lebih dari 5 cangkir) justru bisa meningkatkan risiko stres oksidatif.
- Waktu Terbaik: Studi terbaru di tahun 2025 menyarankan minum kopi di pagi hari. Waktu ini disebut memiliki kaitan paling kuat dengan penurunan angka kematian dibandingkan minum kopi di waktu lainnya.
- Hindari Tambahan Gula: Sangat disarankan untuk meminum kopi hitam. Penambahan gula, sirup, atau krimer yang berlebihan justru menambah kalori dan memicu peradangan yang merusak manfaat alami kopi.
Selain panjang umur, rutin minum kopi juga dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit kronis lainnya, seperti diabetes tipe 2, penyakit Parkinson, Alzheimer, hingga penyakit jantung.
Meskipun begitu, kelompok tertentu seperti ibu hamil, orang dengan gangguan kecemasan, atau mereka yang memiliki gangguan irama jantung tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan asupan kopi harian mereka.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pakar Ungkap Alasan Medis Kopi Bisa Bikin Panjang Umur"
