Hagia Sophia

14 February 2026

Golden Age, Masa Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Tumbuh kembang anak. Foto: Getty Images/Choreograph (Konstantin Yuganov)

Istilah golden age kerap digunakan untuk menggambarkan masa penting dalam tumbuh kembang anak. Periode ini berlangsung sejak anak lahir hingga usia 5 tahun, dengan 1.000 hari pertama kehidupan mulai dari masa kehamilan sampai anak berusia dua tahun sebagai fase yang paling krusial untuk pertumbuhan otak dan kesehatan jangka panjang anak. Namun, bukan berarti setelah lewat 1.000 hari pertama peran orang tua jadi berkurang. Usia 1-5 tahun tetap termasuk masa golden age, di mana anak tumbuh semakin aktif, ingin tahu, dan cepat menyerap hal-hal baru.

Di fase inilah, kebiasaan sehari-hari seperti pola makan untuk pemenuhan gizi yang tepat, baik makro maupun mikro nutrient, berperan besar terhadap tinggi badan, kecerdasan, serta daya tanggap anak ke depannya. Tak heran jika masa golden age sering disebut sebagai waktu krusial yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak ke tahap berikutnya. Lantas, mengapa masa golden age anak disebut begitu menentukan?

Apa yang Terjadi pada Tubuh Anak di Usia 1-5 Tahun?

Pada rentang usia 1-5 tahun, tubuh anak berada dalam fase pertumbuhan yang sangat aktif. Pertambahan tinggi badan berlangsung lebih cepat dibandingkan fase usia selanjutnya, karena tulang panjang masih terus memanjang dan jaringan tubuh berkembang pesat terutama pada tulang panjang seperti tulang kaki dan lengan.

Proses ini sangat dipengaruhi oleh kecukupan zat gizi, terutama protein dan mineral yang berperan langsung dalam pembentukan dan pemanjangan tulang.

Di saat yang sama, perkembangan otak anak juga berlangsung sangat pesat. Hingga sekitar usia 5 tahun, hampir 90-95% volume otak anak telah terbentuk, menjadikan periode ini sangat krusial untuk pembentukan kemampuan kognitif. Sel-sel otak membangun jutaan koneksi baru setiap detik, yang menjadi dasar kemampuan anak untuk berpikir, memahami, dan merespons lingkungan sekitarnya.

Pertumbuhan fisik dan kemampuan cepat tanggap ini berjalan beriringan. Ketika kebutuhan gizi makro dan mikro terpenuhi dengan baik, tubuh memiliki energi dan bahan baku yang cukup untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan sekaligus pematangan fungsi otak.

Sebaliknya, kekurangan gizi pada periode ini dapat menghambat keduanya, sehingga anak berisiko tidak tumbuh optimal dan kurang responsif terhadap stimulasi.

Karena itulah, usia 1-5 tahun kerap disebut sebagai fase penentu. Apa yang terjadi dalam tubuh anak pada masa ini akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan tinggi badan dan kemampuan anak dalam merespons, belajar, dan beradaptasi di tahap usia berikutnya.

Peran Kandungan Susu Pertumbuhan dalam Mendukung Tinggi Badan dan Cepat Tanggap Anak

Pada usia 1 tahun ke atas, anak membutuhkan asupan gizi yang lengkap untuk menunjang pertumbuhan fisik dan perkembangan kemampuan berpikirnya. Selain makanan utama, susu pertumbuhan dapat digunakan sebagai pelengkap asupan harian, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi makro dan mikro pada masa pertumbuhan yang aktif.

Susu pertumbuhan memiliki kandungan zat gizi lengkap yang berperan penting mendukung pertumbuhan anak di antaranya:
  • Protein, yang berperan sebagai bahan pembangun jaringan tubuh dan tulang. Protein mendukung proses pembentukan sel baru termasuk pemanjangan tulang yang masih aktif pada usia balita.
  • Kalsium dan fosfor, mineral penting yang membantu pembentukan dan kekuatan tulang.
  • Vitamin D, yang berperan dalam membantu penyerapan kalsium agar pertumbuhan tulang berjalan lebih optimal.
Sementara itu, susu pertumbuhan juga diperkaya dengan berbagai zat gizi yang berperan dalam perkembangan otak, seperti:
  • Omega-3, asam lemak esensial yang berperan penting dalam struktur dan fungsi sel otak. Asupan omega-3 membantu mendukung proses berpikir, kemampuan anak dalam merespons rangsangan, serta kesiapan anak menerima stimulasi di masa golden age.
  • DHA, asam lemak esensial yang mendukung perkembangan sel otak dan pembentukan koneksi antar sel saraf, yang berkaitan dengan kemampuan anak dalam belajar dan merespons lingkungan.
  • Zat besi, yang membantu suplai oksigen ke otak sehingga mendukung konsentrasi dan aktivitas anak.
  • Zinc, yang berperan dalam pertumbuhan sekaligus fungsi kognitif.
  • Vitamin B kompleks, yang membantu metabolisme energi dan kerja sistem saraf.
Selain itu, kandungan karbohidrat dan lemak berfungsi sebagai sumber energi agar anak tetap aktif bergerak dan lebih siap menerima stimulasi. Energi yang cukup membantu anak lebih responsif saat bermain, berinteraksi, maupun belajar hal baru.

Dengan kombinasi gizi makro dan mikro tersebut, susu pertumbuhan dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu melengkapi asupan nutrisi harian anak selain dari makanan, sehingga dapat memaksimalkan asupan gizi untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan yang optimal sekaligus kemampuan anak untuk lebih cepat tanggap selama masa golden age.

Peran Orang Tua dan Stimulasi dalam Mendukung Anak Tumbuh Tinggi dan Cepat Tanggap

Saat ini, semakin banyak orang tua berharap anak tidak hanya tumbuh tinggi secara optimal, tetapi juga memiliki kemampuan cepat tanggap dalam merespons lingkungan.

Di masa golden age, gizi yang baik perlu didukung peran aktif orang tua. Kebiasaan sehari-hari seperti makan teratur, cukup tidur, dan aktif bergerak membantu mendukung pertumbuhan tinggi badan anak agar optimal sesuai usianya.

Di sisi lain, kemampuan anak untuk cepat tanggap berkembang lewat stimulasi sederhana. Mengajak anak berbicara, bermain, membaca buku, atau bernyanyi membantu anak belajar merespons lingkungan dengan lebih cepat, aktif dan percaya diri.

Ketika gizi seimbang dan stimulasi rutin berjalan bersama, anak memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh lebih tinggi dan lebih cepat tanggap. Inilah peran penting orang tua dalam memaksimalkan masa golden age anak.

Masa golden age merupakan kesempatan berharga yang tidak terulang. Melalui pemenuhan gizi yang tepat dan stimulasi yang konsisten sejak usia 1-5 tahun, orang tua dapat membantu mewujudkan dua tujuan penting tersebut. Fondasi yang dibangun pada fase ini menjadi bekal penting bagi tumbuh kembang anak di tahap kehidupan selanjutnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Golden Age Anak Bukan Sekadar Istilah, Ini Perannya untuk Tinggi Badan dan Cepat Tanggap"