Hagia Sophia

05 February 2026

Pakar: Diet Ini Bisa Pangkas Kolesterol Jahat hingga 10 Persen dalam 2 Hari

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/tumsasedgars

Kolesterol tinggi masih menjadi hal yang menakutkan, karena risiko penyakit jantung dan stroke yang mengintai. Tetapi, sebuah studi terbaru menyebut ada diet sederhana yang cukup efektif untuk menurunkan kadar kolesterol 'jahat' dalam darah.

Sebuah penelitian menemukan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) atau kerap disebut kolesterol jahat dapat turun hingga 10 persen. Bahkan, efeknya bertahan sampai enam minggu.

Kolesterol tinggi terjadi saat terlalu banyak zat lemak, yakni kolesterol, beredar dalam darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan arteri mengeras dan menyempit sehingga aliran darah menjadi terhambat.

Meski banyak orang dengan kolesterol tinggi mengandalkan obat-obatan, perubahan pola makan juga dinilai dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menyebut dengan mengonsumsi oatmeal atau bubur gandum dapat memberikan dampak positif.

Secara lebih spesifik, orang yang menjalani diet rendah kalori berbasis oatmeal selama dua hari disebut mengalami penurunan jangka panjang pada kadar LDL.

Penurunan kadar kolesterol tersebut dilaporkan bertahan hingga enam minggu setelah diet dua hari dilakukan. Kadar LDL peserta penelitian berkurang sekitar 10 persen.

Meski angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan efek obat-obatan, penurunan ini tetap dianggap signifikan. Dalam penelitian tersebut, dua kelompok uji coba menjalani diet berbeda yang sama-sama melibatkan oat.

Seluruh peserta diketahui memiliki sindrom metabolik, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, kadar lipid darah tinggi, kadar gula darah tinggi, serta kelebihan berat badan. Kelompok pertama menjalani diet oatmeal selama dua hari.

Selama periode tersebut, peserta hanya mengonsumsi oatmeal yang direbus dengan air sebanyak tiga kali sehari. Mereka hanya diperbolehkan menambahkan sedikit buah atau sayuran.

Dalam waktu dua hari, peserta mengonsumsi total 300 gram oatmeal per hari dan hanya mendapatkan sekitar setelah dari asupan kalori normal. Sementara itu, kelompok kontrol juga menjadi diet rendah kalori, tetapi tanpa mengonsumsi oat.

Kedua kelompok sama-sama merasakan manfaat dari perubahan pola makan. Tetapi, efeknya jauh dari lebih besar pada kelompok yang menjalani diet berbasih oat.

"Tingkat kolesterol LDL yang sangat berbahaya turun 10 persen pada mereka. Itu adalah pengurangan yang substansial, meskipun tidak sepenuhnya sebanding dengan efek obat-obatan modern," kata penulis studi sekaligus profesor junior di Institut Ilmu Gizi dan Pangan Bonn University, Marie-Christine Simon.

"Mereka juga kehilangan berat badan rata-rata 2 kg dan tekanan darah mereka sedikit menurun," tambahnya, dikutip dari Mirror UK.

Menurut Prof Simon mengungkapkan efek positif dari diet berbasis oat masih terlihat hingga enam minggu kemudian. Diet berbasis oat jangka pendek secara berkala dapat menjadi cara yang dapat ditoleransi dengan baik, terutama menjaga kadar kolesterol dalam kisaran normal dan mencegah diabetes.

"Sebagai langkah selanjutnya, sekarang dapat diklarifikasi apakah diet berbasis oat intensif yang diulang setiap enam minggu benar-benar memiliki efek pencegahan permanen," jelas dia.

Uji coba kedua dalam penelitian ini meneliti dampak konsumsi oat secara rutin dalam pola makan sehari-hari. Sebanyak 17 peserta mengganti satu kali makan per hari dengan oat, baik dalam bentuk bubur, oatmeal, smoothie, maupun makanan panggang, selama enam minggu tanpa mengubah total asupan kalori harian.

Sebagai perbandingan, 17 peserta kelompok kontrol tidak mengubah pola makan mereka, kecuali tidak mengonsumsi oat. Hasilnya, uji coba ini tidak menunjukkan perubahan signifikan pada kadar LDL maupun kolesterol total setelah enam minggu.

Sejumlah lembaga kesehatan sebelumnya juga merekomendasikan konsumsi oat untuk membantu menurunkan kolesterol.

"Langkah pertama yang mudah untuk menurunkan kolesterol Anda adalah dengan mengonsumsi oatmeal atau sereal berbahan dasar oat dingin seperti Cheerios untuk sarapan. Ini memberi Anda satu hingga dua gram serat larut," tulis ahli dari Harvard Health Publishing.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ahli Sebut Diet Ini Bisa Pangkas Kolesterol Jahat hingga 10 Persen dalam 2 Hari"