![]() |
| Kanker usus besar kerap terlambat dideteksi. Foto: thinkstock |
Diagnosis kanker usus besar atau kolorektal menurun sejak tahun 1980-an. Tapi, untuk orang di bawah usia 50 tahun, diagnosis kasus justru meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Dikutip dari laman Unilad, untuk membantu mengedukasi masyarakat mengenai tanda-anda yang perlu diwaspadai, dokter umum dan penasihat klinis senior di The Independent Pharmacy, Dr Donald Grant, telah mengidentifikasi lima gejala yang mudah disalahartikan sebagai penyakit lain.
Perubahan kebiasaan buang air besar tidak boleh diabaikan atau diremehkan. Dr Grant menjelaskan bahwa perubahan tersebut sering disalahartikan sebagai kondisi Irritable Bowel Syndrome (IBS), masalah yang berkaitan dengan kebiasaan makan atau masalah hormonal. Namun, ada kemungkinan bahwa gejala ini mengindikasikan kanker usus.
"Siapa pun yang mengalami diare berkepanjangan, sembelit, atau sering tidak merasa lega setelah buang air besar sebaiknya mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter umum untuk memastikan itu bukan pertanda kondisi berbahaya ini," kata Dr Grant.
2. Darah dalam Tinja
Adanya darah dalam tinja bisa menjadi indikasi dari wasir atau fisura anus. Akan tetapi, hal ini juga bisa mengindikasikan seseorang mengalami kanker usus.
Secara umum, siapa pun yang melihat darah dalam tinja atau merasakan sakit saat buang air besar sebaiknya memeriksakannya ke tenaga medis, yang dapat memberikan saran lebih lanjut tentang kemungkinan penyebab atau melakukan tes untuk kanker usus," kata Dr Grant.
"Dengan begitu banyak kemungkinan penyebab, seperti wasir atau robekan kecil di anus, sangat penting untuk memeriksakannya ke dokter," tambahnya.
3. Kembung
Tentunya semua orang pernah merasa kembung. Dr Grant mengakui, terkadang sulit untuk mengetahui penyebabnya.
Hal ini terutama untuk wanita. Menstruasi sering kali menyebabkan kembung yang bisa menutupi gejala kanker.
"Secara keseluruhan, kembung dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan, intoleransi makanan, atau IBS, tetapi banyak yang tidak tahu bahwa itu juga merupakan indikasi kanker usus," kata Dr Grant.
Perlu diketahui bahwa perut kembung yang terus menerus dan tanpa alasan bisa menjadi tanda peringatan dari kanker. Jadi, periksakan ke dokter jika mengalaminya.
4. Lelah Berkepanjangan
Rasa lelah sering diartikan hanya disebabkan karena bekerja terlalu keras. Tapi, Dr Grant menjelaskan bahwa kanker usus bisa menyebabkan kelelahan karena anemia. Kondisi tersebut merupakan akibat dari pendarahan internal yang membatasi jumlah sel darah merah dalam tubuh.
"Hal ini tidak selalu begitu jelas, karena kelelahan dapat disebabkan oleh berbagai faktor - termasuk kurang tidur, masalah kesehatan mental, atau diet yang kekurangan nutrisi penting. Kondisi medis seperti sindrom kelelahan kronis atau Chronic Fatigue Syndrome (CFS) dan diabetes juga dapat menyebabkan kelelahan, yang mengakibatkan banyak orang melewatkan identifikasi dini kanker usus, sehingga meningkatkan risiko kematian mereka," jelasnya.
5. Penurunan Berat Badan
Perubahan berat badan bisa jadi akibat perubahan pola makan atau rutinitas. Tapi Dr Grant menekankan, bahwa penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas harus ditanggapi dengan sangat serius.
"Hal ini dapat mengindikasikan berbagai kondisi kesehatan berbahaya. Ini termasuk hipertiroidisme, diabetes, tuberkulosis, dan tentu saja, kanker usus," katanya.
Dia menambahkan, jika seseorang mengalami penurunan berat badan yang cepat tanpa mengubah pola makan, meningkatkan olahraga, atau menyesuaikan kebiasaan gaya hidup, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter umum untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.
Dengan banyaknya gejala yang mudah disalahartikan sebagai penyakit lain, Dr Grant memahami mengapa orang kesulitan mengidentifikasi kanker usus. Jadi, luangkan waktu untuk memahami tanda-tanda umum dari kondisi berbahaya ini.
"Siapa pun yang meyakini bahwa mereka mungkin mengalami gejala-gejala yang tercantum di atas harus mencari analisis lebih lanjut dari dokter umum yang berkualifikasi, yang dapat memberikan saran yang disesuaikan tentang kemungkinan diagnosis dan pilihan pengobatan," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "5 Gejala Ini Kerap Disangka Penyakit Lain, Padahal Bisa Jadi Kanker Usus"
