Hagia Sophia

26 July 2022

Benarkah Gejala Omicron Hanya Muncul di Malam Hari?


Kemunculan subvarian Omicron BA.5 membuat masyarakat semakin khawatir. Pasalnya, tak hanya lebih menular, BA.5 ini juga terkadang memicu munculnya gejala-gejala yang tidak biasa dan perlu diwaspadai.

Salah satunya adalah gejala yang hanya muncul di malam hari. Ahli imunologi terkemuka dari Trinity College Dublin, Profesor Luke O'Neill, menjelaskan gejala yang banyak dialami pasien Omicron BA.5 adalah keringat malam.

"Satu gejala tambahan dari BA.5 yang saya lihat pagi ini adalah keringat malam," beber Profesor Luke O'Neill yang dikutip dari laman Independent UK, Senin (25/7/2022).

"Penyakitnya sedikit berbeda karena virusnya telah berubah," lanjutnya.

Profesor Luke O'Neill menjelaskan selain virusnya yang telah berubah, ini juga dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh yang membuat gejala atau penyakit yang muncul tidak terlalu parah.

"Ada beberapa kekebalan terhadapnya - jelas dengan sel-T dan sebagainya - dan campuran sistem kekebalan Anda, dan virus yang sedikit berbeda mungkin dapat menimbulkan penyakit (gejala) yang sedikit berbeda, anehnya keringat malam menjadi ciri khasnya," jelasnya.

"Tetapi yang sangat penting, jika Anda divaksinasi dan mendapat booster, itu (infeksi) tidak berkembang menjadi penyakit parah," sambung Profesor O'Neill.

















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ahli Imunologi Ungkap Gejala Omicron BA.5 yang Hanya Muncul di Malam Hari"