![]() |
| Foto: The Daily Galaxy |
Penemuan besar baru-baru ini mungkin bisa mengubah peran Kazakhstan di pasar mineral strategis. Para ahli geologi dari negara bekas Uni Soviet itu menemukan salah satu cadangan tanah jarang (rare earth) terbesar di wilayah steppe Kazakhstan tengah, khususnya di provinsi Karagandy.
Temuan ini penting bagi sektor teknologi modern dan transisi energi bersih. Situs yang dinamai 'New Kazakhstan' itu menunjukkan estimasi awal kandungan oksida tanah jarang mencapai ratusan ribu ton, termasuk cerium, lanthanum, neodymium, dan yttrium, mineral penting dalam pembuatan sistem energi terbarukan, kendaraan listrik, elektronik, serta perangkat pertahanan canggih.




















