Hagia Sophia

26 October 2022

Omicron XBB Tidak Bisa Dideteksi Melalui Tes COVID-19 Antigen

Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Faull

Departemen Kesehatan Filipina (DOH) menyebut subvarian Omicron XBB tidak bisa terdeteksi melalui tes COVID-19 antigen. Hal ini mengacu pada analisis pengecekan secara acak di pusat transportasi.

Perwakilan DOH Guido David menyebut infeksi COVID-19 akibat Omicron XBB dan varian XBC hanya bisa dideteksi melalui pengurutan genome yang memakai sampel dari tes RT-PCR.

"Kami tidak akan dapat mendeteksi garis keturunan virus dari sampel antigen," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN Philipines, Selasa (25/10/2022).

Meski begitu, David mendesak pemerintah untuk melakukan pengujian tes COVID-19 secara acak pada penumpang di angkutan umum, terutama di jalur kereta api, untuk mendapatkan gambaran yang lebih besar tentang kehadiran dua varian baru.

"Belajar untuk hidup dengan virus dan terus melindungi diri dari COVID-19," sambung dia.

Filipina menjadi salah satu negara yang kembali mencatat kenaikan kasus COVID-19 imbas dua varian baru. Program vaksinasi booster kembali ditingkatkan.

"Kami terus mendorong semua orang untuk mendapatkan dorongan melawan COVID-19 dan melindungi diri dengan pengetahuan dan kemampuan yang tepat untuk menilai risiko individu kami dan akibatnya membangun pertahanan individu kami dengan menggunakan lapisan perlindungan yang tepat seperti masker, jarak fisik, sanitasi, dan ventilasi sesuai kebutuhan," kata DOH.

Pada Selasa (18/10), Filipina mengidentifikasi 81 infeksi subvarian Omicron XBB terdeteksi di dua wilayah, dan 193 kasus varian XBC tercatat di 11 wilayah.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Omicron XBB Bisa Lolos dari Antigen, Begini Wanti-wanti Pakar"