![]() |
Ilustrasi asam urat. (Foto: iStock) |
Obat asam urat bekerja untuk mengurangi serangan nyeri dan mencegah kerusakan sendi permanen. Agar hasilnya maksimal, orang-orang dengan penyakit asam urat perlu meminumnya secara rutin.
Penyakit asam urat merupakan bentuk radang sendi yang menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan, sering muncul pada jari kaki, pergelangan kaki, serta lutut. Kondisi ini terjadi saat tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat.
Asam ini merupakan produk sampingan dari saat tubuh memecah purin yang ditemukan di dalam makanan. Kadar asam urat yang berlebih akan membentuk kristal yang dapat disimpan tubuh di semua jaringan.
Namun, kristal tersebut sering menumpuk di dalam dan di sekitar sendi yang menyebabkan iritasi, peradangan, dan ketidaknyamanan. Krisal itu juga dapat membentuk pertumbuhan di sekitar sendi yang terkena, yang dikenal sebagai trofi.
Sebenarnya tidak ada obat yang benar-benar dapat menghilangkan asam urat. Obat asam urat berfokus pada pengurangan rasa sakit, peradangan, dan mengurangi kadar asam urat dalam darah.
Ada beragam pilihan obat asam urat yang bisa dicoba, baik dengan cara alami maupun obat-obatan medis. Idealnya, pengobatan harus dimulai dalam waktu minimal 24 jam sejak munculnya serangan asam urat. Berikut obat asam urat, baik obat-obatan medis maupun alami yang bisa langsung dicoba di rumah.
Obat Asam Urat Alami
1. Minum banyak air
Ketika mengalami penyakit asam urat, mereka mengeluhkan adanya pembengkakan dan peradangan yang signifikan. Dikutip dari Medical News Today, salah satu cara untuk mengurangi gejala adalah dengan minum lebih banyak air putih.
Meningkatkan konsumsi cairan dapat memicu ginjal seseorang untuk melepaskan cairan berlebih, sehingga mengurangi pembengkakan pada orang dengan asam urat. Air putih adalah pilihan yang terbaik.
2. Kompres es pada sendi yang terkena asam urat
Cara lain yang dapat membantu mengurangi peradangan akibat asam urat adalah dengan mengompres es yang dibungkus kain pada sendi. Cobalah mengompres es yang dibungkus handuk tipis selama 20 menit untuk membantu meredakan nyeri.
3. Mengurangi stres
Ternyata stres dapat memperburuk gejala asam urat. Meski tidak selalu bisa menghilangkan semua sumber stres, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti:
- Berolahraga jika nyeri tidak membatasi gerak tubuh
- Meminta waktu istirahat dari pekerjaan
- Menulis jurnal atau membaca buku favorit
- Bermeditasi
- Beristirahat yang cukup juga dapat membantu seseorang mengurangi stres
4. Menempatkan sendi yang sakit pada posisi lebih tinggi
Asam urat dapat menyebabkan nyeri dan pembengkakan, terutama di kaki, tangan, lutut, dan pergelangan kaki. Salah satu cara untuk mengurangi pembengkakan adalah dengan meninggikan sendi yang terkena.
Cara ini mendorong darah dan cairan untuk menjauh dari sendi dan kembali ke jantung. Selain itu, bisa juga sambil dikompres dengan es di bagian sendi yang terkena untuk mengurangi gejala.
5. Makan dengan menu yang seimbang
Pola makan seimbang yang mengandung berbagai makanan padat nutrisi dan diproses secara minimal dapat membantu menurunkan kadar asam urat, serta mengurangi risikonya.
Pola makan rendah lemak, rendah karbohidrat, dan memperbanyak sayuran dapat memberikan manfaat khusus bagi orang dengan asam urat. Banyak buah dan sayuran yang kaya antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan.
6. Minum air lemon
Sebuah studi tahun 2015 menemukan menambahkan perasan dua lemon segar ke dalam 2 liter air setiap hari dapat mengurangi kadar asam urat pada orang dengan asam urat.
Para peneliti menyimpulkan bahwa air lemon dapat membantu menetralkan asam urat dalam tubuh, sehingga mengurangi kadarnya.
7. Jahe
Dikutip dari laman Healthline, jahe adalah tanaman herbal yang sering diresepkan untuk kondisi peradangan. Kemampuannya membantu asam urat telah diteliti dengan baik.
Satu studi menemukan bahwa jahe mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan asam urat. Untuk menggunakannya, buat kompres atau pasta jahe dengan merebus air yang ditambah satu sendok makan parutan jahe segar.
Rendam waslap atau kain dalam campuran tersebut. Saat dingin, tempelkan waslap ke area yang terasa nyeri setidaknya sekali sehari selama 15-30 menit.
Selain itu, bisa juga dengan minum air rebusan jahe. Caranya, rebus air dengan dua sendok teh jahe selama 10 menit. Lalu, minum secara rutin sebanyak tiga cangkir per hari.
Obat Asam Urat Medis
1. Obat antiradang non steroid (NSAID)
Sebelum menjalani pengobatan jangka panjang, dokter mungkin akan meresepkan obat antiradang atau steroid dosis tinggi. Pengobatan ini dilakukan sebagai pertolongan lini pertama untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
Dikutip dari Healthline, obat-obatan yang dipilih seperti obat antiradang non steroid (NSAID). Obat-obat ini tersedia tanpa resep sebagai obat ibuprofen (Motrin, Advil) dan naproxen (Aleve). Obat-obatan ini juga tersedia dengan resep sebagai obat celecoxib (Celebrex) dan indometasin (Indocin).
2. Kolkisin (Colcrys, Mitigare)
Pereda nyeri dengan resep ini dapat menghentikan serangan asam urat saat tanda-tanda pertama serangan muncul. Dosis rendah obat ini dapat ditoleransi dengan baik, tetapi dosis yang lebih tinggi dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, dan diare
3. Kortikosteroid
Prednison adalah kortikosteroid yang paling sering diresepkan. Obat ini dapat diminum atau disuntikkan ke sendi yang terkena untuk meredakan nyeri dan peradangan.
Obat ini juga dapat disuntikkan ke otot ketika beberapa sendi terkena. Kortikosteroid biasanya diberikan kepada orang yang tidak dapat mentoleransi NSAID atau kolkisin.
4. Allupurinol
Allopurinol adalah salah satu obat asam urat yang umum diresepkan untuk menurunkan kadar asam urat. Dikutip dari Healthline, biasanya dokter akan diresepkan dalam dosis yang rendah terlebih dulu. Jika kadar asam urat masih tinggi, dokter mungkin akan meningkatkan dosisnya lagi.
5. Febuxostat
Obat oral ini memblokir enzim yang memecah purin menjadi asam urat. Ini mencegah tubuh membuat asam urat. Febuxostat diproses terutama oleh hati, jadi aman bagi penderita penyakit ginjal.
6. Probenecid
Obat ini sebagian besar diresepkan untuk orang yang ginjalnya tidak mengeluarkan asam urat dengan baik. Obat asam urat tersebut membantu ginjal meningkatkan ekskresi sehingga kadar asam urat menjadi stabil. Namun, ini tidak direkomendasikan untuk orang dengan penyakit ginjal.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sederet Pereda Gejala Asam Urat, Pengobatan Medis hingga yang Alami"