Hagia Sophia

14 January 2026

Akibat Diet Karnivora, Ginjal Influencer Ini Rusak

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/FinFinz)

Seorang influencer asal Dallas, Eve Catherine (23), membagikan pengalaman mengerikannya setelah mencoba tren diet karnivora yang sedang viral. Melalui unggahan TikTok miliknya, Eve mengaku harus dilarikan ke rumah sakit setelah kebiasaan makannya yang hanya mengandalkan produk hewani berujung pada masalah ginjal serius.

Eve menceritakan bahwa setiap hari ia hanya mengonsumsi telur untuk sarapan, yogurt protein tinggi untuk makan siang, dan steik daging sapi untuk makan malam. Masalah mulai muncul saat pemeriksaan rutin menunjukkan kadar protein dalam urinenya sangat tinggi, hingga puncaknya ia mengalami gejala yang sangat menyakitkan.

"Suatu hari saya terbangun dan mendapati diri saya kencing darah," kenang Eve. Di rumah sakit, ia harus diberi morfin untuk meredakan nyeri hebat sebelum akhirnya berhasil mengeluarkan batu ginjal.

Bahaya Tersembunyi Diet Tinggi Protein

Diet karnivora, yang hanya memperbolehkan konsumsi daging, ikan, telur, dan produk hewani lainnya, kini tengah menjadi kontroversi. Meski dipromosikan oleh beberapa tokoh populer, para ahli kesehatan memberikan peringatan keras.

Berdasarkan laporan Mayo Clinic, konsumsi protein yang berlebihan dalam jangka panjang dapat memberatkan kerja ginjal. Ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring limbah sisa metabolisme protein. Jika dilakukan terus-menerus, hal ini dapat memicu terbentuknya batu ginjal atau bahkan kerusakan fungsi ginjal permanen.

Bahaya diet karnivora

Para ahli gizi menekankan bahwa diet ekstrem seperti ini sangat berisiko karena beberapa alasan. Pertama yakni kurang serat. Diet ini tidak menyertakan buah dan sayur, yang memicu sembelit kronis dan gangguan pencernaan.

Selain itu konsumsi daging merah yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung. Beberapa peneliti juga menyebut diet ini bersifat inflamasi (memicu peradangan) dan pro-aging (mempercepat penuaan sel).

"Menjalani diet yang sangat restriktif seperti ini sama saja dengan bermain dengan api," ungkap salah satu peneliti kesehatan.

Kekurangan asupan mikronutrien dari tumbuhan dapat mengganggu keseimbangan metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Eve Catherine kini secara terbuka mengkritik diet tersebut dan menyebutnya sebagai "tindakan bodoh". Ia merasa kecanduan pada asupan protein telah membutakannya dari risiko kesehatan yang nyata.

Meski banyak influencer memamerkan hasil instan dari diet karnivora, kasus Eve menjadi pengingat penting bahwa tren viral di internet tidak selalu aman secara medis. Konsultasi dengan ahli gizi tetap menjadi langkah terbaik sebelum memulai pola makan ekstrem apa pun.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Influencer Masuk RS gegara Ginjal Rusak usai Coba Tren Diet Karnivora"