Hagia Sophia

29 January 2026

Apa Saja Gejala dari Virus Nipah dan Seberapa Mematikan?

Foto: Ilustrasi virus nipah (Getty Images/iStockphoto/Manjurul)

India bergerak cepat untuk menahan wabah virus Nipah di negara bagian Bengal Barat bagian timur. Sebanyak 5 orang termasuk dokter dan perawat telah terinfeksi virus ini.

Hampir 100 orang sudah diminta untuk melakukan karantina di rumah dan pasien yang terinfeksi tengah dirawat di rumah sakit. Satu orang pasien dalam kondisi kritis.

Nipah merupakan virus mematikan yang belum memiliki vaksin atau obat. Virus ini dianggap sebagai patogen berisiko tinggi oleh World Health Organization (WHO).

Dikutip dari laman Independent, para ahli mengatakan bahwa infeksi pada manusia jarang ditemukan dan biasanya terjadi saat virus menular dari kelelawar, seringkali melalui buah yang terkontaminasi.

Apa Saja Gejala dari Infeksi Virus Nipah?

Infeksi virus nipah sering kali dimulai dengan gejala yang tidak spesifk, sehingga sulit dideteksi sejak dini. Menurut Centers for Disease Control (CDC), masa inkubasi umumnya diyakini berkisar antara empat sampai 21 hari. Meski demikian, pada wabah sebelumnya pernah dilaporkan kasus langka dengan jeda waktu lebih lama antara paparan dan munculnya gejala.

Biasanya orang yang terinfeksi virus nipah akan mengalami penyakit seperti flu secra tiba-tiba yang ditandai dengan demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan.

Dalam beberapa kasus, gejala pernapasan, seperi batuk, sesak napas atau pneumonia juga terjadi, meski waktu dan tingkat keparahan gejalanya bisa sangat bervariasi.

Adapun komplikasi paling serius dari infeksi nipah yaitu peradangan otak atau yang dikenal dengan ensefalitis. Gejala neurologis, seperti kebingungan, perubahan kesadaran, kejang, atau koma, biasanya muncul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah timbulnya penyakit awal. Beberapa orang dengan infeksi ini juga mengalami meningitis.

Seberapa Mematikan Virus Nipah?

Virus nipah dikaitkan dengan tingkat kematian yang tinggi. Dilaporkan bahwa tingkat kematian virus nipah berkisar antara 40-75 persen, tergantung pada wabah dan jenis virus yang terlibat.

Menurut Badan Keamanan Kesehatan Inggris, para penyintas kemungkinan mengalami efek neurologis jangka panjang, seperti kejang terus menerus atau perubahan kepribadian.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ensefalitis dilaporkan kambuh berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah infeksi awal, baik karena kekambuhan atau reaktivasi virus.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bikin India Ketar-ketir, Sefatal Ini Gejala Pasien Positif Virus Nipah"