Hagia Sophia

29 January 2026

Ini Beda Gejala Serangan Jantung dan GERD

Ilustrasi nyeri dada. (Foto: Thinkstock)

Belakangan ramai dibahas oleh netizen berkaitan dua jenis penyakit yaitu serangan jantung dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Netizen berdebat apakah kedua ini memiliki hubungan satu sama lain atau tidak.

Tak mengherankan, kedua kondisi ini memang memiliki gejala yang sangat mirip. Salah satu gejala yang sering muncul dan disalah pahami adalah nyeri dada.

Serangan jantung bisa terjadi ketika adanya gangguan di pembuluh darah di bawah jantung. Kondisi ini memicu rasa nyeri ulu hati yang terkadang disalah artikan sebagai masalah lambung.

"Memang bisa mirip dan justru itu yang sering bikin orang keliru," kata spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA kepada detikcom, Minggu (25/1/2026).

Pada kondisi GERD, gejala yang terasa biasanya seperti rasa panas di dada sampai leher atau perih di ulu hati, gejala muncul saat berbaring atau malam hari, kadang disertai rasa mual atau asam di mulut, dan terkadang sesak mendadak.

Gejala Serangan Jantung Mirip GERD

Semantara itu, pada serangan jantung biasanya muncul rasa panas juga di dada, tapi umumnya lebih berat. Kemudian pasien juga merasakan rasa tertekan dan tidak nyaman di dada.

"Walaupun pada serangan jantung bisa ada ada nyeri ulu hati dan mual, ciri lain yang berbeda dibandingkan GERD yaitu disertai keringat dingin. Hal lain yang lebih mengarah ke serangan jantung ada kadang menjalar ke lengan, leher, atau punggung," ungkap dr Vito.

"Serangan jantung tidak selalu terasa sebagai nyeri dada, tapi mirip seperti 'GERD' atau nyeri ulu hati. Hal ini membuat serangan jantung sering terlewat pada situasi seperti ini," tandasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Serupa Tapi Tak Sama, Begini Beda Gejala Serangan Jantung VS GERD"