Hagia Sophia

29 January 2026

GERD Bisa Kambuh Karena Makanan Ini

Ilustrasi (Foto: Getty Images/eternalcreative)

Belakangan ramai di media sosial pembahasan yang menyebut Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dapat menyebabkan kematian mendadak. Terkait hal tersebut, spesialis penyakit dalam dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, menegaskan GERD tidak menyebabkan kematian secara langsung dan mendadak.

Di sisi lain, dr Aru mengatakan GERD terjadi akibat melemahnya sfingter atau katup yang berada di antara esofagus dan lambung. Dalam kondisi normal, setelah makanan masuk ke lambung, katup tersebut akan menutup rapat sehingga isi lambung tidak bisa naik kembali ke esofagus.

Namun, pada kondisi tertentu, katup ini dapat mengalami iritasi akibat paparan asam lambung yang berlebihan dan berlangsung dalam waktu lama. Faktor psikologis seperti stres juga dapat melemahkan otot-otot sfingter, sehingga kemampuan katup untuk menutup menjadi terganggu.

"Akibat tidak bisa menutupnya, klep antara esofagus dengan lambung terjadilah tadi yang kita sebut refleks dari isi lambung naik ke atas," ucapnya saat dihubungi detikcom, Minggu (25/1/2026).

Makanan Pemicu GERD

Terkait penyebabnya, dr Aru mengatakan gangguan asam lambung berlebih dapat dipicu oleh berbagai faktor, salah satunya makanan. Beberapa makanan, seperti junk food, tinggi gluten, serta makanan pedas hingga asam, bisa menjadi pemicu peningkatan asam lambung berlebih.

"Itu akan menyebabkan gangguan-gangguan di lambung ya, termasuk peningkatan asam lambung atau kerusakan dari dinding lambung maupun tadi sfingter dari esofagus ke lambung. Sehingga terjadilah GERD," sambungnya lagi.

"Jadi sebenarnya GERD ini adalah salah satu komplikasi dari gangguan asam lambung yang berlebih," sambungnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ramai Disebut Picu Kematian, GERD Ternyata Bisa 'Kambuh' gegara Makanan Ini"