![]() |
| Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth |
Media sosial dihebohkan dengan sebuah unggahan yang menunjukkan salah satu rumah sakit di Malaysia menjadi destinasi banyak warga negara Indonesia (WNI). Bahkan, rumah sakit tersebut memiliki ruangan khusus dengan waktu konsultasi dari Senin hingga Sabtu.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melalui Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan bahwa Malaysia memang menjadi negara tujuan terbanyak bagi WNI yang ingin berobat ke luar negeri. Secara umum, 1 dari 1.000 rumah tangga pernah mengakses layanan kesehatan luar negeri.
"Kita menambahkan satu variabel baru dalam SKI ini yaitu mengenai akses kesehatan masyarakat Indonesia ke luar negeri. Kita temukan bahwa satu dari 1.000 rumah tangga Indonesia pernah mengakses kesehatan ke luar negeri dalam tiga tahun terakhir," kata Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI Syarifah Liza Munira dalam acara Diseminasi Hasil SKI 2023 beberapa waktu lalu.
"Utamanya adalah untuk melakukan medical check up (MCU). Dari negara-negara yang diakses, yang paling banyak dituju yaitu Malaysia," sambungnya.
Fasilitas RS Luar Negeri Lebih Mumpuni
Syarifah lebih lanjut menyebutkan ada berbagai alasan yang membuat masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri. Hal tersebut meliputi fasilitas yang dianggap lebih lengkap, layanan yang sesuai harapan, hingga layanan yang dinilai lebih cepat, tepat, serta akurat.
"Ini menjadi informasi bagi kita semua pengampu sektor kesehatan Indonesia untuk mengetahui persis kebutuhan masyarakat dan bisa memberikan layanan di Indonesia sesuai ekspektasi masyarakat," katanya.
Selain ketiga alasan tersebut, beberapa alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri adalah karena ruangan yang dianggap lebih nyaman, petugas komunikatif, akses lebih terjangkau, hingga sebagian responden menyebut biaya berobat di luar negeri lebih murah.
Senada, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan faktor non-klinis masih menjadi alasan mengapa banyak WNI memilih berobat ke negeri tetangga.
"Lebih ke faktor non klinis medis. Soal persepsi, mencari second opinion dan testimoni layanan yang merasa lebih baik, cepat dan nyaman," kata Aji saat dihubungi detikcom, Senin (29/12/2025).
Strategi Pemerintah Menekan Angka Pasien Berobat ke LN
Aji mengatakan pemerintah telah memiliki strategi khusus untuk menekan angka pasien yang berobat ke LN, sehingga perlahan juga 'menutup' kebocoran devisa.
"Strategi ke depan untuk menekan pasien berobat ke luar negeri yakni dengan membangun ekosistem pelayanan kesehatan dengan pembangunan RS berkelas internasional dengan bangunan, fasilitas, alkes dan SDM kesehatannya," kata Aji.
"Selain itu juga memajukan program wisata medis, di mana terdapat 3 pilar dari sektor kesehatan, yaitu mutu dan keselamatan pasien, kepercayaan dan keberlanjutan, serta akselerasi pasar melalui kolaborasi dan inovasi," tutupnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "RS Malaysia Punya Ruang Khusus Orang RI, Negeri Jiran Jadi Destinasi Utama WNI Berobat"
