Hagia Sophia

31 October 2022

Tragedi Halloween di Itaewon Setidaknya 151 Tewas, Ini Penjelasan Kerumunan Bisa Picu Kematian

Tragedi horor di Itaewon. (Foto: Reuters/Kim Hong-ji)

Tragedi malam Halloween di Itaewon, Korea Selatan, menyita perhatian dunia. Setidaknya 151 orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Bukan kali pertama peristiwa nahas terjadi akibat berdesak-desakan di kerumunan. Sudah banyak kasus yang menyebabkan ratusan orang tewas imbas kekurangan oksigen saat berusaha menyelamatkan diri dari himpitan di kerumunan.

Kok bisa kerumunan picu kematian?

Berbicara dengan NPR News, profesor yang mempelajari tentang kerumunan di University of Suffolk di Inggris mengatakan salah satu faktornya adalah kekurangan oksigen yang menyebabkan pasokan darah mulai berkurang ke otak.

"Dibutuhkan 30 detik sebelum Anda kehilangan kesadaran, dan sekitar enam menit, sebelum mengalami asfiksia kompresif atau restriktif. Itu umumnya penyebab kematian yang dikaitkan - tubuh tidak hancur, tetapi mati lemas," ungkapnya.

Orang yang berada di kerumunan akan mendapat tekanan dari segala sisi sehingga tak bisa bernapas yang menyebabkan sesak napas. Tekanan sering meningkat secara bertahap, dan pada saat mereka menyadari bahwa mereka dalam bahaya, sudah terlambat.

Jika seseorang jatuh ke tanah, tidak akan ada ruang bagi mereka untuk bangun. Tumpukan bisa terjadi, dan itu membuat siapa pun di bawahnya berisiko mengalami sesak napas dan cedera remuk.

Crowd surge dan crowd crush terjadi di tempat-tempat di mana terlalu banyak orang berkerumun di satu tempat. Hal ini dapat terjadi di gerbang yang pintu masuk atau keluarnya terbatas dan jalan-jalan yang terlalu kecil.

Mereka yang selamat menceritakan betapa horornya terjebak di situasi tersebut. Kim Seo Jeong (17), bercerita kepada NY Times bahwa saat kejadian dia terdorong oleh banyak massa. Di dekatnya, orang-orang saling berdesakan hingga berjatuhan.

"Ada orang-orang di bawah saya dan orang-orang jatuh di atas saya. Aku hampir tidak bisa bernapas. Kami berteriak dan berteriak minta tolong, tetapi musiknya sangat keras di gang, teriakan kami tenggelam," ungkapnya.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Terkait Tragedi Halloween Itaewon, Ini Alasan Kerumunan Picu Kematian"