Hagia Sophia

02 April 2024

BPOM: Suplemen Jepang yang Diduga Picu Gagal Ginjal Belum Beredar di Indonesia

ilustrasi (istimewa)

Plt Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) Lucia Rizka Andalusia menuturkan bahwa hingga saat ini suplemen kesehatan beni koji yang memicu gangguan kesehatan ginjal di Jepang tidak beredar di Indonesia. Rizka menambahkan bahwa antisipasi yang dilakukan oleh pihak BPOM adalah dengan melakukan pengawasan-pengawasan di pintu masuk, seperti bandara, pelabuhan, dan perbatasan.

"So far kalau yang ditemukan dalam peredaran nggak ada. Apalagi yang terdaftar sampai saat ini nggak ada ya. Antisipasinya sama sih. Pengawasan di pintu-pintu masuk ya sama dengan misalnya makanan import tadi," ucap Rizka ketika ditemui awak media di Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024).

"Jastip itu sudah ada regulasinya ya di kita, kalau bawa barang penumpang maksimal lima kilogram. Jadi nggak boleh jastip-jastip diedarkan, kalaupun untuk sendiri aja ya boleh sendiri," sambungnya.

Sebelumnya, otoritas kesehatan Jepang tengah dihadapkan oleh kekhawatiran terkait produk suplemen penurun kolesterol dari Kobayashi Pharmaceutical yang membuat ratusan warga masuk ke rumah sakit. Produk tersebut adalah Red Yeast Rice Cholesterol, Nattokinase Smooth Grain GOLD and Naishi Help + Cholesterol.

Rizka mengimbau masyarakat, apabila ada yang sudah membeli atau berniat membeli suplemen itu, diharapkan untuk menahan diri dan tidak mengonsumsi produk tersebut. Ia menuturkan bahwa pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan agar tidak membahayakan masyarakat.

"Imbauan masyarakat yang sudah membeli, untuk tidak dikonsumsi dulu sampai nanti ada pemeriksaan yang lebih lanjut lagi," tandasnya.

Sebelumnya perusahaan Kobayashi yang ada di Osaka menuturkan bahwa mereka menemukan apa yang nampaknya merupakan asam puberulat yang berpotensi beracun. Ini dihasilkan oleh penicillium jamur biru dalam beras beni koji yang diproduksi antara April-Oktober lalu di pabrik.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Gaduh Suplemen Jepang Diduga Picu Gagal Ginjal, BPOM RI Kawal Ketat Pintu Masuk!"