Hagia Sophia

02 April 2024

Ini Risikonya Bila Makan Terlalu Berlebihan Saat Buka Puasa

Foto ilustrasi: Shutterstock/

Setelah seharian berpuasa, beberapa orang mungkin akan langsung kalap makan banyak. Tak jarang banyak yang lebih memilih langsung menyantap makanan utama.

Namun, ternyata kebiasaan seperti itu bisa berisiko untuk kesehatan, terutama orang dengan asam lambung. Konsultan pencernaan dr Mario Budi Purwanegara, SpPD-KGEH, menyarankan untuk minum air hangat terlebih dulu.

"Kalau saran saya, kan dehidrasi, itu yang pertama adalah minum air putih hangat," kata dr Mario pada detikcom.

"Kalau misalnya sudah minum, diusahakan makan-makanan ringan yang mengandung gula, untuk mengatasi hipoglikemianya. Baru setelah itu makan nasi," sambungnya.

dr Mario menjelaskan tubuh membutuhkan proses untuk mengolah makanan yang masuk, termasuk setelah berpuasa. Jika langsung kalap makan saat berbuka puasa, bisa berbahaya bagi orang dengan asam lambung.

"Jadi, kalau sudah dimasukkan makanan besar, dengan asam lambung begitu, itulah sering terjadi reflux pada lambung," jelasnya.

Refluks adalah kondisi saat asam lambung naik ke kerongkongan. Kondisi itu ditandai dengan muncul sensasi nyeri di bagian dada hingga kerongkongan.

Selain memicu rasa tidak nyaman, refluks bisa memicu iritasi pada saluran cerna. Maka dari itu, dr Mario menyarankan untuk makan secukupnya saja.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Masih Kalap Makan Barbar saat Buka Puasa? Bisa Begini Risikonya"