![]() |
| Ilustrasi. (Foto: Getty Images/zoff-photo) |
Gejala gangguan otak rupanya dapat terlihat dari cara orang berjalan. Gangguan otak yang dimaksud adalah demensia. Demensia merupakan gangguan kognitif yang dapat memicu penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, hingga berperilaku sehari-hari-hari.
Meski kondisi ini berkaitan dengan proses penuaan, gejala yang berkaitan dengan demensia ini juga dapat muncul di usia yang lebih dini, seperti usia 30-an.
Dikutip dari LadBible, adanya pergeseran usia ini membuat peneliti mendorong penelitian lebih lanjut terkait demensia. Ini untuk melihat apa saja faktor genetik atau gaya hidup yang memengaruhi demensia di usia dini.
Dementia UK membagikan panduan rinci terkait bagaimana gejala demensia onset dini bisa berbeda dari jenis demensia lainnya. Ini termasuk dampaknya terhadap kepribadian, kesadaran spasial, dan pergerakan tubuh.
Menurut panduan tersebut, ada lima perubahan utama yang bisa menjadi indikasi seseorang berada pada tahap awal perkembangan penyakit ini. Perubahan tersebut meliputi:
- Perubahan gaya berjalan (gait), seperti langkah menyeret, kecepatan berjalan melambat, dan langkah yang lebih pendek.
- Gangguan keseimbangan, seperti sering jatuh atau tersandung.
- Gerakan menjadi ceroboh, misalnya sering menabrak benda.
- Gerakan tidak terkendali, seperti tangan gemetar atau pergerakan mata yang kaku.
- Penurunan ketangkasan dan mobilitas.
Dementia UK menambahkan gejala-gejala di atas utamanya berkaitan dengan penyakit Parkinson atau demensia Lewy body.
Selain itu, sebagian pasien juga mengalami masalah lain seperti gangguan kesadaran spasial, termasuk salah menilai jarak dan mengalami halusinasi, lalu kondisi afasia atau gangguan kemampuan berbahasa.
Gejala afasia meliputi bicara terputus-putus atau tidak jelas, penurunan kemampuan berkomunikasi, kesulitan menemukan kata yang tepat, dan kecenderungan menghindari komunikasi.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Gejala Gangguan Otak di Usia Muda yang Terlihat dari Cara Jalan, Jangan Diabaikan"
