![]() |
| Foto: Ias, pria yang idap kanker limfoma sejak usia 28 tahun (Tiktok/ @iaszz4) |
Penyakit serius tak hanya dialami oleh orang yang berusia lanjut. Seorang pria di DKI Jakarta, Ias, berjuang melawan kanker limfoma hodgkin stadium 4 sejak usia 28 tahun.
Gejala awal yang ia alami bahkan tidak langsung mengarah ke kanker limfoma. Begini kisahnya.
Pada awalnya, Ias mengeluhkan gejala berupa sakit punggung di tahun 2016 saat dia berusia 28 tahun. Ia sempat curiga kalau nyeri punggung yang dirasakan kemungkinan dipicu oleh saraf kejepit karena sering melakukan olahraga ringan. Selain itu, dia juga menduga kondisi tersebut karena kelelahan setelah pulang dari liburan.
"Lumbal 3, lumbal 4 itu jadi di sekitar lower back sini (sakitnya)," ucapnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Tak hanya sakit punggung, dirinya juga mengalami demam yang cukup intens di malam hari, batuk, hingga keringat berlebih. Gejala tersebut muncul pada bulan November-Desember 2016.
"Intens. Dan itu terjadinya hampir setiap hari," katanya.
"Jadi begitu agak malam, demam. Paginya nggak demam lagi. Terus besoknya kayak gitu lagi," ucap Ias.
Berbagai pengobatan, seperti pengobatan konvensional dilakukanya untuk mengatasi nyeri tersebut. Dia bahkan menjalani operasi, namun kondisinya tetap tidak membaik.
Curiga ada yang tidak beres dengan tubuhnya, Ias memutuskan untuk menjalani pemeriksaan MRI. Ketika itu, belum diketahui adanya sel kanker.
Dia sempat dicurigai mengidap tuberkulosis, sampai akhirnya melakukan pemeriksaan mendalam, seperti biopsi dan PET CT Scan. Ketika itu, dia baru tahu kalau dirinya mengidap kanker limfoma hodkin. Mengetahui hal tersebut, Ias bingung karena dia tidak memiliki riwayat merokok dan menjalani pola hidup yang sehat seperti makan makanan sehat hingga berolahraga.
"Tapi memang aku, orangnya kan agak mendem stres. Jadi waktu itu dia juga sudah kayaknya agak mencium, ada kaitannya terkait dengan stres itu. Mungkin aku unconsciously stres gitu," katanya.
"Jadi aku bisa mungkin lebih mengendalikan stres aku itu. Cuma dia (dokter) sih intinya setelah menyimpul, setelah tanya itu semua, kesimpulannya sih ya bad luck aja. Bukan karena faktor-faktor yang biasa ya," lanjutnya lagi.
Ias sempat dinyatakan remisi pada September 2023, tapi kanker muncul lagi pada Januari 2024. Kini dirinya terlihat masih aktif membagikan berbagai konten di akun Youtubenya, mulai dari traveling hingga kuliner di tengah perjuangannya melawan kanker.
Apa Itu Limfoma Hodgkin?
Limfoma Hodgkin adalah salah satu jenis limfoma, kanker yang menyerang sistem limfatik. Sistem yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang melawan kuman ini terdiri dari organ, kelenjar, pembuluh berbentuk tabung, dan kumpulan sel yang disebut kelenjar getah bening.
Limfoma hodgkin dimulai pada sel darah putih yang melawan kuman bernama limfosit B. Dikutip dari laman Mayo Clinic, berikut beberapa gejalanya:
- Pembengkakan kelenjar getah bening yang terasa seperti benjolan di bawah kulit. Kondisi ini paling sering dialami di leher, ketiak, dan selangkangan.
- Demam
- Kelelahan
- Keringat malam yang membasahi seluruh tubuh
- Penurunan berat badan
- Kulit gatal
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kisah Pria 28 Tahun di Jakarta Kena Kanker Limfoma Stadium 4, Ini Gejala Awalnya"
