![]() |
| Foto: Getty Images/Nadzeya Haroshka |
Ginjal bekerja tanpa henti menyaring limbah dan racun dari darah. Saat fungsinya terganggu, zat berbahaya bisa menumpuk dan memicu berbagai masalah kesehatan.
Data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), mencatat sekitar 674 juta orang di dunia hidup dengan penyakit ginjal kronis.
Selain menjaga asupan cairan dan gaya hidup sehat, pilihan makanan sehari-hari juga berperan dalam mendukung kerja ginjal. Meski tidak bisa 'membersihkan racun' secara instan, beberapa makanan tersebut membantu ginjal bekerja lebih efisien jika dikonsumsi rutin.
Berikut lima makanan yang kerap dikaitkan dengan kesehatan ginjal yang dikutip dari Times of India:
1. Apel
Apel membantu ginjal lewat sistem pencernaan. Serat larut dalam apel mengikat di usus dan membuangnya melalui feses, sehingga mengurangi beban penyaringan ginjal.
Buah ini juga membantu menjaga kestabilan gula darah yang penting untuk melindungi pembuluh darah kecil di ginjal.
2. Kembang Kol
Tidak semua sayuran ramah untuk ginjal karena kandungan kaliumnya tinggi. Kembang kol menjadi salah satu pilihan karena kaya serat, vitamin C, dan antioksidan, tetapi relatif rendah kalium.
Selain itu, kembang kol juga membantu fungsi hati, yang secara tidak langsung meringankan beban ginjal dalam mengolah racun.
3. Bawang Putih
Bawang putih mendukung kesehatan ginjal secara tidak langsung dengan menekan peradangan dan membantu mengontrol tekanan darah. Tekanan darah tinggi diketahui sebagai salah satu penyebab utama kerusakan ginjal.
Selain itu, bawang putih yang kuat membantu mengurangi penggunaan garam, sehingga meringankan kerja ginjal.
4. Biji Ketumbar
Biji ketumbar diketahui membantu meningkatkan produksi urine dan membuang kelebihan natrium dari tubuh. Kebiasaan merendam biji ketumbar semalaman lalu meminum airnya saat pagi, disebut dapat mendukung pembuangan cairan secara perlahan tanpa membuat ginjal bekerja terlalu keras.
5. Labu Botol
Labu botol atau labu air kaya akan kandungan air dan kalium, yang membantu proses pembuangan limbah tanpa memberi tekanan berlebih pada ginjal. Dibanding minuman kemasan, labu botol membantu hidrasi tanpa tambahan gula dan natrium.
Konsumsi dalam bentuk jus segar atau dimasak ringan dinilai paling bermanfaat, terutama bagi orang yang mudah mengalami dehidrasi.
Meski begitu, makanan-makanan ini bukan pengobatan untuk penyakit ginjal. Orang dengan gangguan ginjal, diabetes, atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "5 Makanan yang Bikin Ginjal Lebih Sehat, Bantu 'Detoks' Racun di Tubuh"
