Hagia Sophia

10 August 2022

RS di Thailand Sebut Omicron BA.4.6 Disebut Lebih Menular dari BA.5

detikcom

Belum selesai dengan gelombang BA.5, kini muncul lagi subvarian baru Omicron BA.4.6. Pusat Genomik Medis di Rumah Sakit Ramathibodi Thailand memantau subvarian Omicron BA.4.6 yang diyakini lebih menular daripada varian lainnya, termasuk BA.4 dan BA.5.

Pusat tersebut mengungkapkan, BA.4.6 telah diklasifikasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) sebagai Variant of Concern (VoC), setelah ditemukan menyebar cepat di negara bagian Lowa, Kansas, Missouri, Nebraska, dan 43 negara lainnya.

Dikatakan juga bahwa sekuensing genomik telah dilakukan pada 5.681 sampel subvarian BA.4.6 dalam tiga bulan terakhir, dan temuan tersebut telah diunggah ke database Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data (GISAID).

Subvarian Omicron BA.4.6 diyakini mirip dengan Omicron BA.4, namun memiliki mutasi Spike R346T yang berbeda.

Dikutip dari Thai PBS World, BA.4.6 15 persen lebih mudah menular daripada BA.5 yang merebak di seluruh dunia, serta 28 persen lebih menular dibandingkan BA.5 yang merebak di Asia.

Begitu juga subvarian Omicron BA.4.6 ini lebih menular sebesar 12 persen daripada BA.2.75 di seluruh dunia, dan 53 persen lebih menular daripada Omicron BA.2.75 yang ditemukan di Asia, subvarian yang pertama kali ditemukan di India.

Meskipun demikian, pusat tersebut masih belum bisa menyimpulkan apakah subvarian baru ini lebih serius daripada lainnya, termasuk menghindari kekebalan hingga gejala berat.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Waspada! Subvarian Omicron BA.4.6 Disebut Lebih Menular dari BA.5"