Hagia Sophia

16 August 2022

Setelah Hilang Beberapa Dekade, Virus Polio Kembali Nyebar di 3 Negara Ini

detikcom

Virus polio, penyakit mematikan yang dulu melumpuhkan puluhan ribu anak setiap tahunnya, kini menyebar di London, New York, Yerusalem. Pertama kalinya dilaporkan dalam beberapa dekade.

Kemunculan virus tersebut mendorong beberapa wilayah untuk mengejar ketertinggalan vaksinasi. Virus polio disebut sebagai penyakit menakutkan.

Penyakit Menakutkan

Dikutip dari Channel News Asia, polio disebut menakutkan orangtua di seluruh dunia selama paruh pertama abad ke-20. Hal ini dikarenakan polio menyerang anak-anak terutama balita, dengan infeksi awal tidak mengeluhkan gejala, meski ada beberapa di antaranya yang mengalami demam dan muntah.

Disebutkan, satu dari 200 infeksi polio menyebabkan kelumpuhan permanen, 10 persen di antaranya meninggal dunia. Virus polio belum diketahui obatnya, tetapi vaksin sudah ditemukan sejak 1950-an dan diyakini infeksi dapat dicegah.

Strain yang berbeda

Ada dua bentuk utama virus polio. Di samping tipe liar, ada juga kasus langka dari apa yang dikenal sebagai vaccine-derived polio.

Bentuk kedua inilah yang terdeteksi dalam air limbah di ibu kota Inggris, London, dan di New York di Amerika Serikat, dengan satu kasus kelumpuhan dilaporkan di negara bagian New York. Virus yang serupa secara genetik juga telah ditemukan di Yerusalem, Israel, dan para ilmuwan sedang bekerja untuk memahami hubungan tersebut, demikian laporan Inisiatif Pemberantasan Polio Global (GPEI).

David Heymann, ahli epidemiologi di London School of Hygiene and Tropical Medicine mendesak anak-anak untuk segera divaksinasi polio dengan adanya temuan kasus tersebut.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "'Penyakit Menakutkan' Muncul Lagi di 3 Negara Usai Nyaris Hilang Beberapa Tahun"