Hagia Sophia

18 September 2022

Siapkah Indonesia Masuki Tahap Endemi COVID-19? Ini Kata Kemenkes

detikcom

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mochammad Syahril menanggapi kemungkinan prediksi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait akhir pandemi COVID-19 di depan mata. Menurutnya, 'hilal' akhir pandemi tersebut bisa saja tidak terlaksana jika sejumlah strategi tak lagi dilakukan.

Ada enam hal yang menurutnya masih harus digencarkan pemerintah meski situasi COVID-19 tampak melandai. Hal tersebut meliputi vaksinasi, testing dan sequencing, sistem kesehatan, persiapan lonjakan kasus, pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19, hingga informasi penting kepada masyarakat.

"Jadi pengumuman dari Dirjen WHO itu harus diikuti dengan enam hal tersebut. Memang beliau menyebutkan ada loh tanda-tanda atau hilal muncul suatu kepastian," terang dr Syahril dalam konferensi pers Jumat (16/9/2022).

"Tapi bisa jadi waktunya akan panjang atau tidak terjadi jika kita tidak melakukan langkah tersebut. Ingat ini masih pandemi," sambung dia.

Ia menyoroti masih ada tren peningkatan kasus COVID-19 di delapan provinsi, meskipun sisanya mengalami penurunan selama dua pekan berturut-turut. dr Syahril menyebut lebih baik mengantisipasi diri dengan mempersiapkan kemungkinan risiko lonjakan kasus, terlebih jika varian baru Corona muncul kembali.

"Seperti halnya tadi, varian di 2023 kita persiapkan saja mitigasinya, bagaimana upayanya, termasuk menyiapkan sistem kesehatan dari hulu ke hilir," pesannya.

"Kita harus bersama-sama menghadapi risiko yang bisa terjadi," pungkas dia.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Seberapa Siap RI Masuk Endemi COVID? Ini 'Hilal' dari Kemenkes"