Hagia Sophia

18 October 2022

Gejala Awal yang Umumnya Dialami Pasien Gagal Ginjal Misterius di DKI

Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes Provinsi DKI Jakarta dr Ngabila Salama MKM mengungkap total sudah ada 49 anak yang mengidap gagal ginjal akut misterius per Selasa pagi (18/10/2022). Kebanyakan dari pasien anak mengalami gejala awal atau keluhan di masalah pencernaan.

"Itu gejala awalnya 40 persen saluran pencernaan bisa nyeri perut mual muntah diare atau mencret, tetapi banyak juga yang batuk pilek saja atau demam," terang dr Ngabila dalam IG Live @dinkesdki, Selasa (18/10).

Menurut dr Ngabila, gejala yang harus menjadi 'warning' bagi para orangtua adalah intensitas kencing yang sudah mulai berkurang. Segeralah dibawa ke rumah sakit untuk melihat kemungkinan apakah risiko gangguan ginjal akut misterius mengintai.

Ia juga meminta orangtua untuk mencurigai demam anak yang tak kunjung membaik usai dua hingga tiga hari sejak keluhan muncul. Pasalnya, secara umum gejala demam pada anak membaik setelah beberapa hari.

Hal yang dikhawatirkan jika keluhan tak kunjung membaik, adanya risiko infeksi lain termasuk gangguan ginjal akut misterius. dr Ngabila juga menyebut puskesmas siap melayani dengan gratis keluhan tersebut.

Ia berpesan, jangan sampai anak dibawa ke rumah sakit dalam kondisi memburuk.

"Jadi red flag-nya, batas kita harus waspada dan hati-hati kalau ada gangguan ginjal ini kencingnya berkurang. Kalau sudah bengkak badan, penurunan kesadaran, itu sudah terlambat," wanti-wantinya.

"Segera melakukan pemeriksaan darah dan air seninya, sebagai parameter, ke puskesmas, untuk memantau apakah ada infeksi saluran kencing. Ayah dan bunda sekalian jangan ragu ketika anak tidak menunjukkan perbaikan, segera dibawa ke puskesmas," pesan dia.























Artikel ini telah tayang di news.detik.com dengan judul "Awas! 40 Persen Kasus Anak Gagal Ginjal Misterius DKI Alami Gejala Awal Ini"