Hagia Sophia

26 January 2023

Menurut Perhitungan Ilmuwan, Kehancuran Bumi Makin Dekat

Jam kiamat atau doomsday clock sudah hampir menyentuh tengah malam, itu artinya kehancuran Bumi makin dekat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Dzhulbee

Jam kiamat atau doomsday clock sudah hampir menyentuh tengah malam, itu artinya kehancuran Bumi makin dekat menurut perhitungan para ilmuwan. Sisa waktu menuju 'kehancuran Bumi' diperkirakan hanya 90 detik lagi, waktu terdekat yang pernah tercatat sepanjang sejarah.

Bulletin of the Atomic Scientist adalah yang mendirikan jam ini pada tahun 1947. Lembaga tersebut dibangun oleh Albert Einstein dan mahasiswa Chicago University. Tentu bukan artinya ini waktu sungguhan menuju kiamat, melainkan jam ini adalah simbol dari potensi kehancuran Bumi karena banyak kerusakan.

Pertama kali, jam ini diatur 17 menit menuju tengah malam. Namun, semakin bertambahnya kehancuran Bumi akibat banyak hal (bahaya nuklir, disinformasi, hingga perubahan iklim), jarum semakin mendekat ke angka 12.

"Kami di Bulletin percaya karena manusia yang membuat ancaman-ancaman ini, maka mereka juga punya kemampuan untuk mengurangi itu," ujar Dr Rachel Bronson, Presiden dan CEO Bulletin of the Atomic Scientist.

Setiap tahunnya, Bulletin of Atomic Scientist akan menganalisis keadaan Bumi berdasarkan dua hal. Pertama, apakah umat manusia lebih aman dibandingkan tahun lalu? Kedua, apakah kemanusiaan lebih aman selama 76 terakhir? Inilah yang kemudian menentukan posisi jam 2023.

Diamati untuk posisi jam tahun 2023, ada beberapa hal yang mengakibatkan jarum jam makin dekat ke tengah malam. Di antaranya, adanya invasi Rusia-Ukraina, perubahan iklim, hingga pandemi yang masih berdampak. Pemerintah di sebagian besar negara dianggap belum berhasil menciptakan regulasi yang tepat dalam menangani masalah.

Sepanjang catatan yang ada, jarak paling lama jam kiamat adalah 17 menit tahun 1991. Itu terjadi saat Presiden Amerika Serikat (AS) George Bush dan presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev mengumumkan pengurangan persenjataan nuklir di masing-masing negara. Demikian melansir IFL Science, Rabu (25/1/2023).























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Jam Kiamat Makin Dekat, Sisa 90 Detik Menuju Kehancuran"