Hagia Sophia

22 August 2023

Pria Ini Berhasil Berhenti Merokok Berkat Permen Karet

Viral penampakan paru-paru perokok aktif. (Foto: Tangkapan layar viral atas izin yang bersangkutan)

Viral curhat pria akhirnya berhenti merokok dan ngevape setelah terkena efusi pleura dan tuberkulosis (TBC). Pria bernama Fikri itu mengaku kapok setelah dirawat di rumah sakit dengan keluhan awal sesak napas, pusing, hingga muntah-muntah disertai batuk tak kunjung mereda selama dua bulan.

Pria asal Jakarta itu dulu bisa menghabiskan satu hingga dua bungkus rokok dalam sehari. Tak tanggung-tanggung, sesekali bahkan masih diselingi dengan ngevape.

Meski awalnya sulit, Fikri mengaku mengalihkan kebiasaan merokok dengan mengonsumsi permen karet.

"Ini cara yang paling sering aku pakai waktu itu, dengan mengunyah permen karet selama kurang lebih 5-10 menit itu bisa mengurangi rasa ingin merokok," terangnya saat dihubungi detikcom Senin (21/8/2023).

Fikri mengaku kunci utama dari berhenti merokok adalah niat. Sebesar apapun usaha yang dilakukan, jika niatnya belum kuat, akan sulit menyetop kebiasaan ini.

Kebanyakan orang menurutnya juga tidak sadar bahaya merokok sampai suatu hari mengalaminya. Fikri menyarankan mereka yang selama ini mengalihkan stres dengan merokok, perlahan mencari kegiatan lain sebagai pelampiasan yang lebih positif.

"Ada yang bilang rokok itu agar kita tidak stres? Itu salah, banyak hal yang bisa kita lakukan selain merokok, yaitu mencari kesibukan yang kita sukai seperti belajar, hobi kita, bermain, olahraga, dan lain-lain. Dari situ aku sudah mulai terbiasa untuk mengurangi jumlah rokok (sedikit demi sedikit)," pungkasnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kapok usai Ngeluh Sesak Napas, Pria Ini Sukses Setop Rokok Berkat Permen Karet"