Hagia Sophia

06 April 2024

Tips Agar Tidak Mudah Mabok Perjalanan Saat Mudik

Mabuk perjalanan alias motion sickness (Foto: Getty Images/nicoletaionescu)

Microsleep bukan satu-satunya ancaman bagi pemudik yang berkendara jarak jauh. Mabuk perjalanan alias motion sickness juga perlu diantisipasi, biar nggak 'jackpot' alias muntah-muntah di jalan.

Centers for Disease Control and Prevention (US CDC) menyebut, mabuk perjalanan alias motion sickness terjadi ketika pergerakan yang terlihat berbeda dengan yang dirasakan oleh telinga bagian dalam. Efeknya memicu pusing, mual, dan bahkan muntah.

Mabuk perjalanan bisa terjadi saat menggunakan moda transportasi apapun, baik kapal laut maupun pesawat terbang. Begitupun, berkendara dengan mobil apalagi menempuh jarak jauh.

Praktisi kesehatan dari RS Abdi Waluyo, dr Yuhana Fitra, SpPD, menyebut para pemudik rentan mengalami masalah ini. Karenanya, ia membagikan beberapa tips untuk menghindarinya.

"Biasanya ini terjadi karena kita main gadget atau membaca selama di perjalanan," ungkapnya dalam wawancara dengan detikcom baru-baru ini.

Saat main gadget, fokus mata menjadi tidak sinkron dengan pergerakan kendaraan sehingga memicu ketidaksesuaian di otak. Hal inilah yang menyebabkan kita mengalami mabuk perjalanan.

"Baiknya pada waktu kita perjalanan jarak jauh, pandangan kita ke depan dan fokus ke titik yang ada di depan, bukan ke gadget ataupun ke buku. Karena bila pandangan kita fokus ke gadget atau ke buku pada waktu kita melihat ke depan akan terjadi diskrepansi (ketidaksesuaian) yang diterima otak kita," jelas dr Yuhana.

"Itu yang menyebabkan seseorang menjadi mabuk perjalanan," tambahnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "FOMO Ingin Mudik Tapi Gampang Mabuk? Ini Saran Internis Biar Nggak Jackpot"