Hagia Sophia

08 February 2026

Spanyol Akan Batasi Penggunaan Medsos untuk Remaja, Ini Alasannya

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/AlexanderFord)

Setelah 2025 Australia menjadi negara pertama yang melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, kini Spanyol berencana melakukan hal yang sama. Hal ini dilakukan untuk menindak perusahaan teknologi yang dinilai gagal dalam melindungi pengguna dari dampak buruk.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez belum lama ini mengecam berbagai pelanggaran yang dilakukan platform media sosial. Ia mengatakan mulai pekan depan, remaja di bawah usia 16 tahun tidak akan bisa mengakses media sosial.

"Media sosial telah menjadi seperti 'negara gagal', tempat hukum diabaikan, kejahatan dibiarkan, disinformasi lebih bernilai daripada kebenaran, dan separuh penggunanya mengalami ujaran kebencian," kata Sánchez, dikutip dari CNBC, Rabu (4/2/2026).

"Sebuah negara gagal di mana algoritma mendistorsi percakapan publik, serta data dan citra kita dieksploitasi dan diperjualbelikan," sambungnya.

Demi menegakkan aturan tersebut, platform bakal diwajibkan menerapkan sistem verifikasi usia yang efektif. Jadi pengguna media sosial tidak hanya mengisi formulir.

"Hari ini, anak-anak kita terpapar ruang yang seharusnya tidak mereka jelajahi sendirian, ruang yang penuh adiksi, kekerasan, pornografi, manipulasi, dan penyalahgunaan. Kami tidak akan lagi menerima ini. Kami akan melindungi mereka dari 'alam liar' digital," kata Sánchez.

Hingga kini, Spanyol belum merinci perusahaan mana saja yang akan terdampak oleh aturan baru ini. Ada kebijakan lain yang akan dilakukan Spanyol, ini meliputi pada fokus pertanggungjawaban hukum bagi eksekutif perusahaan yang gagal menghapus konten berbahaya atau kebencian, serta menjadikan manipulasi algoritma dan penyebaran konten ilegal sebagai tindak pidana baru.

Sánchez juga menyebutkan lima negara Eropa lainnya telah bergabung dengan Spanyol dalam memperketat aturan terhadap platform media sosial.

Majelis Nasional di Prancis baru-baru ini menyetujui rancangan undang-undang yang akan membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun. Namun, aturan tersebut masih harus mendapat persetujuan Senat sebelum resmi diberlakukan.

Sementara itu di Inggris, House of Lords juga mendukung larangan serupa, meski rancangan kebijakan itu masih harus lolos pembahasan di House of Commons.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Spanyol Berencana Batasi Media Sosial untuk Remaja, Masalah Adiksi Jadi Sorotan"