Hagia Sophia

14 November 2022

Kasus COVID-19 di DKI Sepekan Terakhir

Foto: Getty Images/loops7

Satgas Covid-19 Nasional menyampaikan ada kenaikan kasus dua kali lipat selama enam pekan terakhir. Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan dalam satu pekan terakhir ada tambahan 30 ribu kasus positif dan 37 ribu kasus aktif.

Angka itu, lanjut Wiku, lebih tinggi dibanding enam pekan sebelumnya di mana jumlah kasus positif mingguan yakni 12 sampai 19 ribu.

"Indonesia memiliki 30 ribu kasus positif tambahan pada seminggu terakhir, dimana jika dibandingkan pada 6 minggu sebelumnya angkanya berkisar antara 12 sampai 19 ribu kasus positif mingguan. Hal ini meningkatkan jumlah kasus aktif pula menjadi 37 ribu kasus dimana sebelumnya berkisar 17 hingga 24 ribu kasus aktif," ujar Wiku, dalam jumpa pers, Kamis (10/11).

"Perlu perhatian pada jumlah kematian pada seminggu terakhir, yaitu sebanyak 232 kematian dibandingkan minggu-minggu sebelumnya, yang berkisar 70-160 kematian," sambungnya.

Kenaikan kasus Corona juga berdampak pada titik zona merah di Jakarta. Berdasarkan data Kemkes RI sepekan terakhir, Jakarta menyumbang tertinggi tambahan kasus baru per harinya.

Dilihat Minggu (13/11/2022), data sepekan kasus Corona di Jakarta mengalami kenaikan. Pada 7 November tambahan kasus sebanyak 1.238. Namun tambahan kasus di atas 2 ribuan terjadi di sejak 8 November hingga 13 November.

Berikut datanya tambahan kasus Corona di DKI dalam sepekan terakhir:
  • 7 November: 1.238
  • 8 November: 2.155
  • 9 November: 2.454
  • 10 November: 2.322
  • 11 November: 2.505
  • 12 November: 2.433
  • 13 November: 2.199
Zona Merah Corona Jakarta di 7 Titik

Per awal November kemarin muncul satu titik zona merah Corona di Jakarta. Zona merah itu merupakan kemunculan pertama setelah Covid-19 sempat melandai.

Data itu berdasarkan peta pengendalian wilayah skala RT periode 31 Oktober-6 November 2022. Data ini dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id.

Satu zona merah terdeteksi di RT 2 RW 10 Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setia Budi, Kota Jakarta Selatan. Jumlah kasus aktif yang tercatat sebanyak 9 orang, sedangkan jumlah rumah dengan kasus aktif sebanyak 6 rumah.

Pada sepekan terakhir, Pemprov DKI kembali mencatat tambahan enam titik zona merah Corona. Rinciannya adalah 1 RT di Jakarta Pusat, 3 RT di Jakarta Barat. Kemudian wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara masing-masing melaporkan keberadaan zona merah di 1 RT.

Berikut sebaran zona merah COVID-19:

Jakarta Pusat
1. Kelurahan Rawasari, RT 001, RW 009
  • jumlah kasus aktif: 6
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
Jakarta Timur
2. Kelurahan Cipinang Besar Selatan, RT 003, RW 008
  • jumlah kasus aktif: 7
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
Jakarta Barat
3. Kelurahan Cengkareng Timur, RT 007, RW 014
  • jumlah kasus aktif: 9
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
4. Kelurahan Meruya Utara, RT 001, RW 005
  • jumlah kasus aktif: 6
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
5. Kelurahan Meruya Utara, RT 010, RW 005
  • jumlah kasus aktif: 6
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
Jakarta Selatan
6. Kelurahan Menteng Atas, RT 002, RW 010
  • jumlah kasus aktif: 8
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6
Jakarta Utara
7. Kelurahan Penjaringan, RT 016, RW 017
  • jumlah kasus aktif: 8
  • jumlah rumah dengan kasus aktif: 6

Heru Budi Minta Booster Ditingkatkan

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Dinas Kesehatan untuk memperketat protokol kesehatan. Termasuk menggencarkan vaksin booster.

"Kemarin juga melalui Dinas Kesehatan saya sudah perintahkan untuk tentunya kita nih semuanya kalau ini pakai masker dan booster," kata Heru di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, Sabtu (12/11).

Heru menilai pengetatan prokes serta vaksinasi bisa menurunkan jumlah kasus Corona di Jakarta. Heru mengatakan pihaknya akan melakukan jemput bola, terutama akan mendatangi lansia untuk vaksinasi. Dia berharap pandemi dapat berubah menjadi endemi.

"Mudah-mudahan COVID-19 menjadi apa yang menjadi endemi," ujarnya.























Artikel ini telah tayang di news.detik.com dengan judul "Bertambah Zona Merah di DKI Gegara Corona Ngegas Lagi"