Hagia Sophia

19 January 2026

Jalan Kaki Seperti Ini Bisa Cegah Kematian Dini

Foto ilustrasi: Getty Images/Michele Pevide

Sudah lama diketahui bahwa tubuh yang tetap aktif bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung. Namun, kini para ahli mengatakan bahwa hanya berjalan kaki selama lima menit ekstra setiap hari bisa membantu hidup lebih lama.

Dikutip dari laman Daily Mail, sebuah studi menganalisis data lebih dari 135.000 orang dewasa yang berusia sekitar 63 tahun dari Norwegia, Swedia, AS, dan Inggris yang mengenakan akselerometer untuk melacak aktivitas fisik. Hasilnya mengungkap bahwa hanya menambah lima menit aktivitas fisik ke rutinitas harian bisa menurunkan risiko kematian pada populasi umum hingga sekitar 10 persen.

Bahkan, orang dengan gaya hidup paling minim gerak sekalipun, meluangkan waktu untuk olahraga intensitas sedang selama dua menit per hari bisa mengurangi risiko kematian sebesar 6 persen.

Saat ini, kurangnya aktivitas fisik diperkirakan bertanggung jawab atas setidaknya 9 persen kematian di seluruh dunia. Namun, para ahli memperkirakan angka ini bisa jauh lebih tinggi.

Dalam penelitian, tidak satu pun peserta penelitian memiliki bukti penyakit kronis atau masalah mobilitas di awal penelitian. Selama periode tindak lanjut delapan tahun, para peneliti menemukan bahwa pengurangan waktu sedentari pada peserta yang menghabiskan lebih dari delapan jam per hari tanpa banyak bergerak-yang mencakup lebih dari 70 persen partisipan-berkaitan dengan penurunan risiko yang semakin besar seiring waktu.

Sebagai contoh, mendorong peserta yang menghabiskan lebih dari 11 jam sehari dalam posisi duduk untuk bangun dan bergerak selama setengah jam saja dikaitkan dengan pengurangan risiko sekitar 10 persen. Meningkatkan durasi aktivitas fisik menjadi satu jam mengurangi risiko hingga 25 persen.

Dalam artikel yang diterbitkan di The Lancet, para peneliti mengatakan bahwa studi mereka didasarkan pada penelitian sebelumnya yang sebagian besar mengabaikan fakta bahwa beberapa individu tidak akan mampu atau tidak mau memenuhi rekomendasi 150 menit aktivitas fisik per minggu.

"Demikian pula, (studi sebelumnya) berasumsi bahwa manfaat kesehatan dari perubahan dari tidak aktif menjadi aktif bersifat seragam untuk semua individu terlepas dari tingkat aktivitas yang mereka amati," tambah mereka.

Meski demikian, para peneliti menyoroti keterbatasan utama studi. Pertama, hasilnya terbatas pada orang berusia 40 tahun ke atas. Kedua, studi ini juga bersifat observasional yang berarti bahwa tingkat kematian antara kelompok yang berbeda, sebagian bisa disebabkan oleh perbedaan faktor lain, bukan aktivitas fisik saja.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jalan Kaki 5 Menit Lebih Lama Setiap Hari Bisa Cegah Kematian Dini"