Hagia Sophia

19 January 2026

Serangan Jantung dan Stroke Tidak Terjadi Secara Mendadak

Foto ilustrasi: Getty Images/twinsterphoto

Serangan jantung dan stroke sering dipersepsikan sebagai kondisi yang terjadi tiba-tiba pada orang yang terlihat sehat. Tetapi, studi besar terbaru menunjukkan fakta yang berbeda, bahwa kejadian tersebut tidak benar-benar terjadi mendadak tanpa tanda sebelumnya.

Peneliti menganalisis data kesehatan dari jutaan orang dewasa di Amerika Serikat dan Korea Selatan. Mereka menemukan lebih dari 99 persen pasien yang mengalami serangan jantung, stroke, atau gagal jantung memiliki setidaknya satu faktor risiko jauh sebelum kondisi itu muncul.

Ada empat faktor utama yang paling sering teridentifikasi sebelum serangan kardiovaskular, yakni:
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Gula darah tinggi
  • Kebiasaan merokok (baik yang masih aktif maupun riwayat)
Fakta Lain dari Studi

Fakta dari temuan ini menepis anggapan bahwa serangan jantung atau stroke bisa menyerang siapa saja tanpa adanya tanda-tanda. Salah satu penulis studi, Profesor Philip Greenland dari Northwestern University, menekankan paparan dari satu atau lebih faktor risiko tersebut selalu mendahului kejadian kardiovaskular serius.

"Kami berpikir studi ini menunjukkan dengan sangat meyakinkan bahwa paparan terhadap satu atau lebih faktor risiko non-optimal sebelum peristiwa kardiovaskular ini hampir 100 persen," beber Greenland, dikutip dari laman News Northwestern.

Menurut temuan tersebut, pada kelompok yang berisiko rendah seperti perempuan di bawah usia 60 tahun, lebih dari 95 persen orang yang mengalami serangan jantung atau stroke memiliki setidaknya salah satu dari faktor risiko tersebut jauh dari kejadian pertama.

Dikutip dari Science Alert, studi ini menegaskan bahwa deteksi dini dan pengendalian faktor risiko bisa menjadi kunci utama pencegahan. Bukan sekadar berharap kondisi serius itu tidak terjadi secara tiba-tiba.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bukan Terjadi Mendadak, Ahli Sebut Pola di Balik Kasus Serangan Jantung-Stroke"