Hagia Sophia

29 August 2022

Berikut Ini Komplikasi HIV yang Harus Diwaspadai

detikcom

Adanya temuan kasus HIV (human immunodeficiency virus) di Bandung belakangan ini bikin heboh masyarakat. Pasalnya, nggak cuma menginfeksi mahasiswa, tetapi juga ibu rumah tangga (IRT). Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung.

"12 ribu data tes HIV di layanan kota Bandung, itu adalah semua orang yang mengakses tes HIV di puskesmas, rumah sakit swasta atau negeri, dan klinik swasta. Dari data tersebut, 5.800-nya adalah warga Bandung dan akumulasi dari tahun 1991-2021," jelas Silvia di sesi e-Life detikcom, Jumat (26/8/2022).

HIV adalah virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh seseorang akan semakin lemah. Akibatnya, pengidap kerap diserang oleh penyakit lain. Dikutip dari Mayo Clinic, berikut komplikasi HIV yang perlu diwaspadai.

1. Pneumocystis Pneumonia (PCP)

Komplikasi HIV bisa memicu terjadinya PCP. Infeksi jamur ini bisa menyebabkan penyakit parah. Di Amerika Serikat, PCP masih menjadi penyebab pneumonia paling umum pada orang yang terinfeksi HIV.

2. Kandidiasis

Kandidiasis adalah komplikasi HIV yang terbilang umum. Kondisi Ini menyebabkan peradangan dan lapisan putih tebal di mulut, lidah, kerongkongan, atau vagina.

3. Tuberkulosis (TB)

Di beberapa negara, TB adalah infeksi oportunistik paling umum yang terkait dengan HIV. Penyakit ini menjadi penyebab utama kematian di antara orang-orang dengan AIDS.

4. Sitomegalovirus

Virus herpes yang umum ini ditularkan melalui cairan tubuh seperti air liur, darah, urine, air mani dan ASI. Sistem imun yang sehat akan menonaktifkan virus, sehingga virus tetap tidak aktif di tubuh.

Namun, ketika sistem kekebalan tubuh melemah (akibat HIV-AIDS), virus dapat muncul kembali. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada mata, saluran pencernaan, paru-paru, atau organ lainnya.

5. Meningitis Kriptokokus

Meningitis adalah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Sedangkan meningitis kriptokokus adalah infeksi sistem saraf pusat yang umum terkait dengan HIV. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang ditemukan di tanah.

6. Wasting Syndrome

HIV-AIDS yang tidak diobati dapat menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Biasanya disertai dengan diare, kelemahan kronis, dan demam.

7. Komplikasi Neurologis

HIV bisa menyebabkan gejala neurologis, seperti kebingungan, pelupa, depresi, kecemasan, dan kesulitan berjalan.
























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bahaya! HIV Bisa Sebabkan 7 Komplikasi Serius Ini"