Hagia Sophia

12 October 2022

IHSG Dibuka Turun 3 Poin (0,06%) ke Level 6.935

Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka dengan pergerakan yang sedikit labil. Sempat menguat di pra pembukaan, IHSG justru kembali turun saat dibuka. Meskipun beberapa saat kemudian kembali ke zona hijau.

Mengutip data RTI, Rabu (12/10/2022), IHSG tercatat dibuka berkurang 3 poin atau turun 0,06% ke level 6.935. Namun Indeks LQ45 pada saat pembukaan justru menguat tipis 0,2 poin atau 0,02% ke level 988.

Pada saat pra pembukaan IHSG sebenarnya berada di zona hijau dengan menguat tipis 0,02%. Namun saat pembukaan perdagangan saham langsung balik arah ke zona merah.

Menariknya 10 menit setelah pembukaan IHSG kembali ke zona hijau dan terus menguat.

Melansir riset Artha Sekuritas, Bursa Amerika Serikat ditutup bercampur. Dow Jones ditutup 29,239,19 (+0.12%), NASDAQ ditutup 10,426.19 (-1.10%), S&P 500 ditutup 3,588.84 (-0.65%). Bursa saham Wall Street ditutup bercampur cenderung melemah.

Ada indikasi dari Bank of England bahwa bank sentral Inggris ini akan mendukung pasar obligasi negara hanya untuk tiga hari lagi. Hal ini menambah kegelisahan pasar di akhir sesi perdagangan yang berakhir pagi ini.

Di tengah pasar saham yang bergejolak, investor berhati-hati menjelang data inflasi utama AS dan dimulainya musim rilis kinerja keuangan emiten per 3Q22. Saham-saham pertumbuhan dan teknologi tertekan karena imbal hasil Treasury AS naik di tengah kekhawatiran akan agresivitas suku bunga.

Artha Sekuritas sendiri memprediksi IHSG hari ini melemah dengan perkiraan resistance di rentang 7.023-6.981 dan support 6.917-6.895.

Sementara itu bursa Asia pagi ini mayoritas bergerak melemah. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:
  • Nikkei menurun 4,33 poin ke level 26.396
  • Hang Seng melemah 278 poin ke 16.553
  • Strait Times berkurang 20 poin ke 2.958
  • Shanghai Composite Index melemah 21 poin ke posisi 3.083

















Artikel ini telah tayang di finance.detik.com dengan judul "Pagi-pagi IHSG Labil, Sempat Naik, Turun, Eh Naik Lagi"