Hagia Sophia

12 October 2022

Kasus Gangguan Ginjal Akut Misterius Meningkat di RI, Ada Kaitan dengan Obat Batuk India?

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d)

Kasus penyakit gangguan ginjal akut misterius pada anak meningkat pada dua bulan terakhir. Lonjakan paling signifikan terjadi sepanjang Agustus dan September.

Penyakit gangguan ginjal misterius pada anak Indonesia ini memunculkan dugaan kaitannya dengan obat batuk buatan India yang disebut-sebut menyebabkan 69 anak di Gambia meninggal juga karena gagal ginjal.

Sekretaris Unit Kerja Koordinasi Nefrologi IDAI dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) mengatakan meski sejauh ini para ahli memang belum menemukan penyebab langsung infeksi tersebut pada anak. Namun ia menegaskan penyakit ini tidak berkaitan dengan obat batuk India.

"Sudah dicek mengenai peredaran obat-obat, dan obat-obat yang diproduksi di India itu tidak beredar di Indonesia. Juga, bahan baku obat Indonesia tidak ada yang berasal dari India tapi ini mungkin akan lebih detail oleh Kemenkes karena IDAI tidak akan menginvestigasi sedetail itu," dr Eka dalam konferensi pers virtual, Selasa (11/10/2022).

Kasus gangguan ginjal akut misterius ini disebut sudah ada sejak Januari, namun mulai melonjak di periode Agustus dan September. Sejauh ini belum ada pasien gagal ginjal kronik yang harus cuci darah rutin.

Penyakit ini terjadi secara mendadak dan memiliki kondisi perburukan yang lebih cepat dari biasanya. Hal inilah yang membuatnya disebut sebagai 'penyakit ginjal misterius'. Sampai saat ini, sebagian besar penyakit ginjal misterius di Indonesia terjadi pada anak usia di bawah lima tahun.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Gangguan Ginjal Misterius Jangkiti 100-an Anak RI, Obat Batuk India Disorot"