Hagia Sophia

30 October 2022

Peraih Emas Olimpiade Greysia Polii Pernah Putus Asa Tak Bisa Servis

Greysia Polii pernah mengalami momen frustrasi dalam kariernya sebagai pebulutangkis (Foto: Hasan Alhabshy)

Peraih emas olimpiade Greysia Polii ternyata pernah putus asa ketika dirinya masih menjadi seorang atlet bulutangkis. Momen itu terjadi saat dirinya kalah dalam pertandingan dan itu membuatnya hampir menyerah meraih impiannya menjadi seorang pebulutangkis.

Ketika berada pada titik terlemah hidupnya, Greysia mengaku peran seorang teman merupakan salah satu hal yang ia butuhkan demi kesehatan mentalnya.

"Banyak sekali moment in my life pada saat aku kalah, aku down, aku udah give up dengan cita-citaku sebagai bulutangkis banyak kalahnya, Gea (sahabatnya) itu selalu ada sama aku," ucapnya ketika menghadiri acara kesehatan jiwa yang bertemakan 'It Starts and Ends With Us' di daerah Kasablanka, Jakarta Selatan.

Peraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 ini juga mengaku sempat tidak bisa melakukan servis yang mengakibatkannya malu dan menyalahkan diri sendiri. Kejadian ini membuatnya menyadari bahwa kondisi fisiknya juga dapat berpengaruh kepada kesehatan mental.

"Greysia ini pernah dalam suatu moment down banget, dia nggak bisa serve padahal dalam dunia bulutangkis serve itu sangat penting, itu juga memang karena ada trauma, ada cedera yang bahkan buat dia sampai nggak bisa nyetir, " cerita Ps Gea Denanda, sahabat Greysia Polii.

"Iya itu juga, ternyata sakit fisik juga bisa kena ke mental," kata Greysia.

Hal ini membuat Greysia menyebut peran orang terdekat terkait kesehatan mental menjadi suatu hal yang penting. Ia juga berpesan kepada setiap orang agar memberanikan diri untuk menceritakan segala masalah yang dihadapi demi kesehatan fisik dan mental.

"Selain kekuatan dari Tuhan, pasti ada juga kekuatan satu sama lain. Beruntungnya saya ada di circle yang positif jadi saling menguatkan," ungkapnya.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bicara Mental Health, Greysia Polii Ungkit Momen Putus Asa Tak Bisa Servis"