Hagia Sophia

08 October 2022

Usai Ditarik di Hong Kong dan Singapuar, Kini Malaysia Mulai Mewaspadai Mie Sedaap

Foto: Istock

Menyusul Hong Kong dan Singapura, kini Malaysia ikut menyoroti sejumlah produk mi instan 'Mie Sedaap' yang dilaporkan mengandung etilen oksida (EtO). Masyarakatnya diimbau untuk memperhatikan dua jenis produk Mie Sedaap beserta tanggal kadaluarsanya.

Melalui laman resmi Twitter-nya, Public Health Malaysia mengimbau masyarakat untuk melaporkan temuan dua produk Mie Sedaap yakni Mie Sedaap Korean Spicy Chicken tanggal kadaluarsa 21 Mei 2023 dan Mie Sedaap Korean Spicy Soup tanggal kadaluarsa 17 Maret 2023.

"Jika Anda menemukan produk batch ini, laporkan ke Dinas Kesehatan terdekat," tulis pihak Public Health Malaysia lewat akun Twitter resminya @health_malaysia, Jumat (7/10/2022).

Dikutip dari The Straits Times, tidak ada temuan dari Kementerian Kesehatan bahwa produk Mie Sedaap yang terkontaminasi telah masuk ke Malaysia. Namun pihak berwenang ikut waswas perihal dugaan kontaminasi etilen oksida pada dua produk Mie Sedaap dengan tanggal kadaluarsa 17 Maret dan 21 Mei tahun depan.

"Pemeriksaan Kementerian Sistem Informasi Keamanan Pangan Malaysia mengkonfirmasi bahwa mie instan Mi Sedaap Korean Spicy Soup diimpor," ungkap Direktur Jenderal Kesehatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10).

"Namun, tidak ada catatan masuknya produk dengan tanggal kadaluarsa tersebut," terangnya lebih lanjut.

dr Noor Hisham menyebut kandungan etilen oksida dilarang dalam produk makanan berdasarkan peraturan makanan 1985. Ia menjelaskan, etilen oksida adalah campuran gas kimia bersifat karsinogenik atau penyebab kanker yang sering digunakan untuk pengawetan.

Lebih lanjut, pihak Kementerian Kesehatan Malaysia terus memantau situasi dan mengupayakan pengujian terkait produk makanan yang masuk negara.

Betulkah Bisa Bikin Kanker?

Dalam kesempatan sebelumnya, akar farmasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Zullies Ikawati menjelaskan etilen oksida pada makanan digunakan sebagai pengawet, hingga membunuh bakteri dan jamur.

Risiko etilen oksida pada tubuh tergantung dari jumlah paparan. Dalam kadar tertentu sesuai batas aman, etilen oksida tidak memicu risiko kesehatan.

"Sebetulnya efeknya pada tubuh tergantung dari jumlahnya, saya kira kandungan itu (etilen oksida pada mie Sedaap) pasti kecil sekali. Etilen oksida memang tidak sering dipakai karena ada macam-macam pengawet lain seperti natrium benzoat misalnya," terang Prof Zullies pada detikcom, Kamis (29/9).

Prof Zullies membenarkan, etilen oksida termasuk dalam senyawa karsinogen yang bisa memicu kanker. Namun, hal tersebut didapatkan dari uji coba hewan. Sementara pada manusia, penyebab kanker sulit diketahui sehingga kaitan etilen oksida dengan risiko kanker tidak dipastikan.

"Iya kalau misalnya ada pasien kena kanker, kita kan nggak tahu penyebabnya apa. Termasuk apakah dia mengonsumsi makanan dengan paparan etilen oksida dalam jangka waktu panjang," pungkasnya.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Susul Hong Kong dan Singapura, Malaysia Sorot Mie Sedaap Terkait Etilen Oksida"