Hagia Sophia

15 December 2022

Ibu Muda Malaysia Ini Meninggal Usai Melahirkan Anaknya yang ke-10

Ilustrasi operasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff)

Momen melahirkan seharusnya menjadi momen yang mengharukan sekaligus membahagiakan. Namun, lain halnya yang dialami seorang wanita asal Malaysia, ia tutup usia usai melahirkan anak ke-10.

Nasib yang dialami Nur Zaihan Abdul Halim (33) sungguh nahas. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Hospital Universiti Kebangsaan Malaysia (HUKM).

"Dia meninggal setelah melahirkan anaknya yang ke-10. Baby dapat diselamatkan dan dilahirkan 32 minggu dan masih admit di NICU HUKM," demikian dilaporkan oleh Penang Netizen.

Dilaporkan Laman Mingguan Wanita, Nur meninggal karena komplikasi plasenta tahap ke-4 setelah menjalani operasi caesar sebanyak 8 kali. Perlengketan plasenta membuatnya mengalami perdarahan hebat berujung kematian.

Spesialis obgyn dari Pusat Perubatan Price Court Malaysia dr Maiza Tusimin mengatakan semakin sering seorang wanita melahirkan, maka risiko kehamilan dan persalinan juga ikut meningkat. Ia juga menyebut operasi caesar lebih dari tiga kali akan meningkatkan risiko pasca melahirkan.

"Meski perlengkapan lengkap apalagi jika di RS kerajaan, yang dikhawatirkan adalah jika ada perlekatan plasenta. Kalau ada perlekatan pada rahim, akan terjadi pendarahan," ujarnya.

Apa Itu Perlekatan Plasenta?

Dikutip dari Mayo Clinic, perlekatan plasenta atau plasenta akreta merupakan kondisi saat plasenta tertanam terlalu dalam pada dinding rahim. Kondisi ini menyebabkan komplikasi bagi ibu hamil.

Menurut dokter spesialis obgyn RSIA Brawijaya Saharjo dr Dinda Derdameisya SpOG, saat hamil plasenta terletak di bawah rahim (uterus). Namun, jika seorang wanita melahirkan secara caesar, maka plasenta tersebut akan berpindah ke daerah bekas operasinya.

"Ya apalagi kalau bekas caesar delapan kali. Ya sudah pasti lah ari-arinya (plasenta) itu menempel pada bekas caesarnya," ujar Dinda dihubungi tim detikcom, Rabu (14/12/2022).

Dinda menuturkan, plasenta bisa melekat terlalu erat pada rahim akibat terlalu sering dicaesar. Kondisi ini sebenarnya bisa dicegah jika sudah didiagnosis sebelumnya oleh dokter.

"Harusnya memang terdeteksinya (perlekatan plasenta) saat hamil. Jadi pas persalinannya tuh dipersiapkan benar-benar," kata Dinda.

Perlekatan plasenta pasca operasi caesar memiliki risiko berbahaya. Salah satunya ialah pendarahan selama persalinan atau pasca persalinan.

Bahayakah Operasi Caesar Dalam Waktu Berdekatan?

Kasus yang dialami Nur, ia melahirkan 10 anak di usianya yang ke 33 tahun. Menurut Nur, yang mempengaruhi perdarahan bukanlah jarak melahirkan yang berdekatan melainkan jumlah persalinan yang terlampau banyak.

Dinda menuturkan tidak ada jumlah ideal yang pasti untuk jarak melahirkan dari satu anak ke anak lainnya. Namun, ia menyarankan bagi ibu yang telah melahirkan secara caesar untuk menunda kehamilannya selama dua tahun.

"Tetapi (jarak melahirkan) bukan masalah risiko perdarahan atau masalah risiko plasentaakreta ya, itu tidak ada hubungannya," kata Dinda.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Soal Geger Ibu Muda Meninggal Usai Lahiran Anak ke-10, Ini yang Bikin Fatal"