Hagia Sophia

26 December 2022

Ini Cirinya Bila Ginjal Bermasalah dan Tidak Boleh Diabaikan

Ilustrasi ginjal. (Foto: Thinkstock)

Sebagai organ penyaring utama, kesehatan ginjal harus diperhatikan sejak dini. Bila ginjal berhenti berfungsi dengan baik, racun dan kelebihan cairan dapat menumpuk di tubuh menyebabkan seseorang mudah penyakit. Untuk itu, ketahuilah gejala ginjal bermasalah yang mungkin bisa datang kapan saja.

Ginjal adalah sepasang organ vital berbentuk kacang yang terletak di setiap sisi tulang belakang. Ginjal yang sehat umumnya menyaring sekitar 120-150 liter darah per hari. Namun bila organ tersebut kehilangan fungsinya, bisa dibayangkan berapa banyak limbah dan racun yang kembali beredar ke seluruh tubuh?

Selain itu, ginjal yang dipenuhi toksin bisa meningkatkan kerusakan ginjal fatal, seperti batu ginjal, gagal ginjal, penyakit ginjal kronis, atau glomerulonefritis. Bila sudah terjadi, penyakit tersebut tentunya harus melalui perawatan yang tidak sebentar.

Hanya sedikit orang yang sadar bahwa ginjal mereka bermasalah. Sebab, gejalanya tidak begitu spesifik atau tidak bergejala sama sekali. Pada akhirnya, masyarakat datang ke layanan medis ketika kondisi mereka sudah terlanjur parah dan sulit diobati.

Gejala Ginjal Bermasalah

Jadi, lakukanlah pendeteksian dini guna mengurangi risiko komplikasi dan membantu progresivitas penyembuhan ginjal bermasalah. Dikutip dari South Coast Health, ini waspadai gejalanya berikut ini:

1. Urine Abnormal
Dikarenakan ginjal menyaring limbah dan membuangnya melalui urine, salah satu tanda yang paling jelas dari gangguan fungsi ginjal adalah perubahan dalam urine. Biasanya, urine yang dikeluarkan terlihat berwarna kecokelatan atau kemerahan dan lebih berbusa.

Gejala ini terjadi ketika sistem penyaringan ginjal rusak sehingga memungkinkan darah dan protein masuk ke dalam urine. Terlebih, molekul darah yang bocor bisa saja tak terlihat oleh kasat mata dan perlu analisis laboratorium medis. Darah dalam urine juga mengindikasikan batu ginjal atau infeksi.

2. Kulit Gatal
Ketidakseimbangan mineral dalam tubuh menyebabkan kulit kering dan gatal. Pada banyak kasus, pengidapnya sekadar mengalami ruam. Namun bila dibiarkan begitu saja, rasa gatal akan meningkat saat zat sisa metabolisme keluar dari tubuh melalui kelenjar keringat.

3. Bau Mulut
Penumpukan limbah dalam darah dapat menyebabkan tidak nyaman di rongga mulut, seperti rasa busuk atau logam. Gejala ini biasanya dibarengi penurunan nafsu makan yang nantinya memengaruhi berat badan secara signifikan.

4. Pembengkakan
Ketika ginjal tidak dapat memproses natrium dan mineral dengan baik, kadar cairan yang berlebihan bisa menumpuk di dalam tubuh. Akibatnya, seseorang mungkin mengalami pembengkakan di pergelangan kaki dan tangan. Selain itu, jumlah protein yang tidak wajar dalam urine dapat menyebabkan wajah menjadi bengkak.

5. Kram Otot
Kram di kaki atau area tubuh lainnya bisa menjadi tanda fungsi ginjal yang buruk. Sebab, ketidakmampuan ginjal untuk menyaring racun secara efisien dapat menyebabkan ketidakseimbangan natrium, kalium, kalsium, dan senyawa elektrolit lainnya. Hal tersebut akan mengganggu fungsi otot dan saraf secara perlahan.

6. Mudah Lelah
Kelelahan dan stamina yang tidak optimal disebabkan oleh sejumlah kondisi yang berbeda. Khusus ginjal yang bermasalah, penumpukan racun dalam aliran darah bisa membuat pengidapnya merasa cepat lelah dan lesu.

Lambat laun, hal ini menyebabkan anemia atau penurunan sel darah merah dalam tubuh. Akibatnya, oksigen tidak mengalir dengan cukup ke seluruh organ vital dan menyebabkan kelelahan.

7. Insomnia
Mudah lelah akibat kerusakan ginjal juga berdampak pada pola tidur yang buruk. Umumnya, hal ini dipengaruhi oleh pengurangan zat besi (zinc) dan perubahan tekanan darah. Di samping itu, penyakit ginjal kronis jadi penyebab umum gangguan tidur, seperti sindrom kaki gelisah (restless leg syndrome) dan sleep apnea obstruktif.

8. Hipertensi
Tekanan darah tinggi (hipertensi) sebagian besar merupakan kelainan genetik, tetapi bisa juga disebabkan oleh kondisi tertentu pada ginjal. Di sisi lain, hipertensi yang tidak terkontrol Selain itu, tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan kronis dan permanen pada ginjal. Dikutip dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, tekanan darah normal adalah kurang dari 120/80 mmHg.

Gejala ginjal bermasalah umumnya berakar dari gaya hidup. Seseorang yang memiliki pola makan yang tidak sehat dan jarang minum air putih sangat rentan mengalami gangguan ginjal. Oleh karena itu, ubahlah gaya hidup tersebut jadi lebih baik diimbangi dengan batasi asupan garam dan alkohol.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "8 Gejala Ginjal Bermasalah Tidak Boleh Dihiraukan, Waspadai Urine Seperti Ini"