Hagia Sophia

11 August 2023

Akibat Tumor Otak, Lansia Ini Mendadak Amnesia dalam Semalam

Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Zhanna Danilova)

Seorang nenek bernama Glenn Lilley (71) asal Plymouth, Inggris menceritakan kisah pada suatu pagi tahun 2021. Ketika ia terbangun dari tidurnya, ia mengaku usianya jauh lebih mudah dari usia sesungguhnya saat itu 69 tahun.

Dia merasa bahwa ia kehilangan 28 tahun usianya dan berubah menjadi 41 tahun. Bahkan saat itu ia juga percaya bahwa anak-anaknya yang sudah dewasa masih remaja.

Kehilangan ingatan dalam semalam itu akhirnya mengungkap gejala tumor yang selama ini terlewatkan. Ia didiagnosis mengalami meningioma atau tumor terbentuk di meningen, tiga lapisan jaringan pelindung otak dan sumsum tulang belakang.

Jauh sebelumnya, pada tahun 2017 Glenn sempat mengidap tinnitus dan vertigo. Ketika melakukan pemeriksaan ke dokter THT, pihak medis mengatakan tidak ada yang salah dari tubuh Glenn.

Namun setelah kejadian tersebut, ia justru kolaps di rumah dan membuatnya mengalami kehilangan memori sementara. Pemindaian MRI akhirnya dilakukan dan terlihat adanya massa besar seukuran anggur pada otak Glenn.

Pihak rumah sakit lantas menyarankan Glenn untuk segera melakukan operasi. Jika tidak segera melakukan operasi, Glenn diprediksi akan meninggal dunia pada beberapa bulan berikutnya.

"Saya pikir saya berusia 41 tahun, bukan 69 tahun yang merupakan usia saya yang sebenarnya saat itu. Saya telah kehilangan tahun-tahun hidup saya dan mengira anak-anak saya masih remaja," katanya dikutip dari Metro, Kamis (10/8/2023).

Dokter mengatakan bahwa massa tersebut sebenarnya dapat dilihat pada pemindaian dari tahun 2017. Ia mengatakan bahwa dokter THT tersebut mungkin tidak melihatnya.

Proses operasi Glenn sempat tertunda oleh pandemi COVID-19. Tim dokter lantas memberinya steroid untuk mengurangi tekanan pada otaknya.

Pada September, ia akhirnya menjalani 11 jam prosedur operasi. Tim dokter sempat mengatakan pada Glenn bahwa kondisi tersebut dapat muncul lagi.

"Meskipun ada kemungkinan kembali, jika itu terjadi saya akan melakukan radioterapi karena operasi lebih lanjut dapat membuat saya mengalami cedera yang mungkin saja mengubah hidup," katanya.

"Saya bahagia dengan apa yang terjadi pada saya. Pada tahun 2017 tumor tersebut tidak langsung mengancam nyawa saya dan saya tidak ingin menghabiskan empat tahun terakhir mengetahui penyakit saya dan dinilai buruk," pungkasnya.

Glenn sekarang aktif berkampanye untuk mendorong kesadaran terkait tumor otak.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Curhat Lansia Mendadak Amnesia dalam Semalam, Ternyata Gejala Tumor Otak"