Hagia Sophia

06 October 2023

Sepekan Terakhir Beberapa Kota Ini Suhunya Hingga 36,7 Derajat Celcius

Daftar kota terpanas pekan ini menurut BMKG, tertinggi 36,7 derajat Celsius. (Getty Images/iStockphoto/krungchingpixs)

Cuaca panas dan terik dialami masyarakat Indonesia saat ini. Sebagian besar wilayah Indonesia saat ini memang sedang mengalami kondisi yang lebih kering dengan intensitas hujan rendah yang dapat berdampak pada kekeringan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar kota terpanas pekan ini.

Dalam laporan 'Suhu Maksimum Harian di Indonesia' periode 3-4 Oktober 2023, BMKG mengungkap Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, menjadi lokasi titik terpanas dengan suhu 36,7 derajat Celsius.

Berdasarkan data klimatologis selama 30 tahun (1991-2021), rata-rata suhu maksimum di beberapa kota besar di Indonesia mencapai nilai tertingginya pada September-Oktober.

Berikut adalah daftar kota terpanas di Indonesia menurut data stasiun BMKG di daerah tersebut:
  • Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka, Jabar: 36,7 derajat Celsius
  • Stasiun Meteorologi Djalaludin, Gorontalo: 35,9 derajat Celsius
  • Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan: 35,9 derajat Celsius
  • Stasiun Klimatologi Banten: 35,8 derajat Celsius
  • Stasiun Meteorologi Pangsuma, Kapuas, Kalimantan Barat: 35,6 derajat Celsius
  • Stasiun Meteorologi H As. Hanandjoeddin, Bangka Belitung: 35,6 derajat
  • Stasiun Meteorologi Mutiara Sis-Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah: 35,6 derajat Celsius
  • Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin, Makassar: 35,4 derajat Celsius
  • Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin, Bima, Nusa Tenggara Barat: 35,4 derajat Celcius.

BMKG mengungkap penyebab terjadinya suhu udara panas di sejumlah wilayah di Indonesia adalah penyinaran Matahari ke Bumi terjadi secara maksimal.

"Musim kemarau dengan dominasi cuaca cerah pada siang hari di sebagian besar wilayah Indonesia menyebabkan penyinaran Matahari ke permukaan Bumi maksimal," menurut keterangan BMKG.

Posisi semu Matahari yang masih bergerak ke selatan ekuator juga berdampak pada penyinaran Matahari yang relatif lebih intens dibandingkan di wilayah lainnya.

Selain itu, peningkatan suhu udara secara drastis juga dipengaruhi faktor lain, seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara. Cuaca panas diprediksi masih akan berlangsung selama Oktober.




























Artikel ini telah tayang di inet.detik.com dengan judul "Daftar Kota Terpanas Pekan Ini Versi BMKG, Tembus 36,7 Derajat Celsius"