Hagia Sophia

30 November 2023

Operasi Sedot Lemak Bukan untuk Turunkan BB Secara Cepat

Ilustrasi perut berlemak. (Foto: iStock)

Memiliki berat badan ideal dan tubuh ramping merupakan impian banyak orang. Ada banyak langkah yang dapat dilakukan untuk bisa menurunkan berat badan, mulai dari melakukan diet sehat hingga rutin berolahraga.

Tidak hanya itu saja, tak sedikit orang yang akhirnya memilih prosedur medis untuk bisa menurunkan berat badannya dengan lebih cepat. Salah satu prosedur yang kerap dikaitkan dengan proses penurunan berat badan adalah operasi sedot lemak. Namun, apakah prosedur ini memang ditujukan untuk menurunkan berat badan?

Spesialis bedah plastik Prof Dr dr David Sontani Perdanakusuma, SpBP-RE(K) menjelaskan bahwa operasi sedot lemak merupakan prosedur nilai tambah yang dilakukan untuk mengurangi lemak di tumpukan area tertentu. Tujuannya adalah untuk memperbaiki bentuk tubuh yang secara estetika kurang baik.

"Prosedur ini hanya membuang lemak di bawah kulit, tidak terlalu dalam, dan cuman di area yang kurang estetik. Biasanya prosedur ini dilakukan di lengan, paha, perut, pinggang, hingga pada tonjolan-tonjolan lemak yang kurang bagus penampakannya di belakang punggung," ujar Prof David ketika dihubungi detikcom, Selasa (28/11/2023).

Prof David menjelaskan terdapat banyak salah kaprah di tengah masyarakat terkait prosedur sedot lemak. Menurutnya masih ada banyak orang mengira bahwa sedot lemak atau liposuction merupakan cara instan untuk bisa menurunkan berat badan.

Padahal menurutnya prosedur sedot lemak itu lebih bertujuan untuk body contour atau pembentukan tubuh yang kurang baik secara estetika.

"Jadi dasar dari prosedur sedot lemak atau liposuction ini adalah body contouring, pembentukan tubuh, bukan untuk menurunkan berat badan. Jadi kalau ada orang minta diturunkan berat badan, sedot lemak bukan solusinya," jelas Prof David.

Ia menjelaskan proses penurunan berat badan harus tetap dilakukan dengan cara diet tepat dan berolahraga. Prosedur sedot lemak bisa dilakukan sebagai bantuan tambahan untuk menyingkirkan lemak yang sulit dihilangkan setelah menjalani program diet.

"Jadi terkait stigma itu salah sekali ya tujuannya bukan untuk menurunkan berat badan secara instan. Kalau ada pasien datang dengan persepsi menurunkan berat badan, maka itu justru akan mengarah ke bahaya," pungkasnya.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Salah Kaprah Operasi Sedot Lemak, Bukan untuk Turunkan BB Secara Instan"