Hagia Sophia

12 March 2024

Bea Cukai Musnahkan 1 Ton Roti Viral 'Milk Bun', Bahan Pengawetnya Jadi Sorotan

Foto: Dok. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Sebanyak satu ton atau sekitar 2.564 boks roti viral 'milk bun' Thailand hasil sitaan petugas dimusnahkan Bea Cukai. Pemusnahannya dilakukan dengan cara dibakar di mesin insinerator.

Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo mengatakan bahwa ribuan kotak after you milk bun itu berasal dari 33 penindakan selama Februari 2024. Dari penindakan tersebut, setiap penumpang kedapatan membawa puluhan bahkan ratusan milk bun berbagai varian.

"Kenapa kami lakukan penindakan, karena sudah melanggar aturan BPOM yang membatasi barang bawaan penumpang itu hanya 5 kilogram saja, selebihnya harus ada izin edar, ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Dia juga menduga milk bun viral tersebut mengandung pengawet yang tinggi, sebab rotinya masih awet bahkan menjelang pemusnahan.

"Ini awet ya, padahal bulan Februari ini loh tapi masih awet. Pengawetnya luar biasa berarti nggak sehat. Makanan sehat itu cepat busuk, sama seperti buah. Kalau ada awet, nggak tahu ada apanya," tutur Sugeng.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan BPOM Pusat Didik Joko Pursito menambahkan bahwa makanan jenis roti berbagai varian seberat 1 ton yang dimusnahkan itu merupakan salah satu upaya perlindungan terhadap masyarakat Indonesia dari masuknya produk pangan yang tidak terjamin keamanan, mutu, dan gizinya.

"Penindakan ini untuk melindungi masyarakat Indonesia dari serbuan makanan asal luar negeri. Kalau dibiarkan begitu saja, pelaku UMKM di negara kita akan mati sehingga mengurangi produksi dalam negeri," ujar Joko.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "1 Ton Roti Viral 'Milk Bun' Dimusnahkan, Kandungan Pengawetnya Disorot"