Hagia Sophia

24 April 2024

Ini yang Terjadi pada Otak Manusia Saat Meninggal

Ilustrasi otak. (Foto: Getty Images/janiecbros)

Para ilmuwan mempelajari tentang apa yang terjadi pada otak saat manusia meninggal dunia. Berdasarkan studi yang dipublikasikan di jurnal PNAS, terjadi lonjakan aktivitas pada otak yang sekarat meski sudah berhenti bernapas.

Jimo Borjigin, ahli saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Michigan, mengatakan penelitian ini benar-benar menunjukkan detik demi detik proses otak mati setelah manusia meninggal dunia.

"Meski mekanisme dan signifikansi fisiologis dari temuan ini masih harus dieksplorasi sepenuhnya, data ini menunjukkan bahwa otak yang sekarat masih bisa aktif," tutur Borjigin yang dikutip dari NY Post.

"Mereka juga menyarankan perlunya evaluasi kembali peran otak selama serangan jantung," sambungnya.

Para peneliti melacak empat orang yang sekarat karena serangan jantung saat mereka melepas ventilatornya. Mereka menemukan bahwa dua di antara mereka mengalami aliran gelombang gamma, yang merupakan gelombang otak tercepat yang bisa dialami manusia.

Ini terjadi sekitar 30 detik hingga dua menit setelah pasien dilepas dari ventilator.

Gelombang gamma itu dapat berarti bahwa pasien mengalami suatu bentuk kesadaran, mirip dengan manusia hidup saat dalam keadaan sadar. Salah satu bagian otak yang mengalami aktivitas gelombang gamma tinggi adalah temporoparietal junction, yang terletak di belakang telinga.

Area tersebut dapat terpicu terutama ketika seseorang mengalami mimpi atau 'pengalaman keluar dari tubuhnya'.

Untuk mengumpulkan informasi ini, para peneliti dari Universitas Michigan memantau pasien yang sekarat dengan menggunakan pemantauan elektroensefalogram. Itu merupakan sensor yang dipasang pada kulit kepala untuk mendeteksi aktivitas listrik dalam gelombang otak seseorang.

Namun, para peneliti mencatat bahwa karena pasien tersebut meninggal, apa yang mereka alami saat sekarat tidak bisa diketahui pasti. Selain itu, tidak diketahui juga apakah aktivitas otak ini ada hubungannya dengan kematian.

"Meskipun kita telah mendengar cerita tentang orang-orang yang pernah mengalami pengalaman mendekati kematian, otak mereka bisa saja berbeda karena mereka tidak mengalami kematian," lapor para peneliti.





 




















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Terungkap Lewat Studi, Ini yang Terjadi Pada Otak Manusia saat Meninggal Dunia"