Hagia Sophia

29 November 2025

Mengenal Virus Flu Varian Baru yang Diklaim Lebih 'Ganas'

Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage)

Belakangan, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jepang dihebohkan dengan kemunculan varian influenza A H3N2. Strain ini diketahui terus mengalami mutasi dan dikaitkan dengan penyebaran yang lebih cepat serta gejala yang lebih berat.

Mutasi terbarunya, yang dikenal sebagai subclade K, dilaporkan menyebar dengan cepat dan mulai mendominasi kasus flu di beberapa negara di belahan Bumi Utara.

Dikutip dari TODAY, infeksi 'subclade K' mengalami lonjakan di Jepang, Britania Raya. Bahkan, pejabat kesehatan setempat telah memperingatkan bahwa Britania Raya sedang menghadapi salah satu musim dingin terburuknya seiring dengan penyebaran galur H3N2 yang bermutasi.

"Mengetahui adanya varian baru yang bermutasi di luar sana dan H3N2 umumnya menyebabkan penyakit yang lebih parah sungguh mengkhawatirkan," kata Robert Hopkins Jr, direktur organisasi National Foundation for Infectious Diseases di AS.

Infeksi Lebih Parah

Dikutip dari Prevention, sejauh ini, subclade K telah terdeteksi di Jepang, Inggris, dan Kanada, yang semuanya mengalami infeksi yang lebih parah dari biasanya.

Meskipun subclade K dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, gejalanya masih konsisten dengan jenis flu lainnya, menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Gejalanya meliputi:
  • Demam atau merasa demam
  • Batuk
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Nyeri otot atau badan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Muntah dan diare (lebih umum terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa)

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menyoal Subclade K, Virus Flu Varian Baru yang Diklaim Lebih 'Ganas'"