![]() |
| Foto: Ilustrasi banjir di Jabodetabek (Pradita Utama/detikFoto) |
Cuaca ekstrem melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk kawasan Jabodetabek, dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor atmosfer, salah satunya keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot atau 28 kilometer per jam dan tekanan udara 1001 hPa.
Selain itu, penguatan Monsun Asia hingga 23 Januari 2026 yang disertai seruakan dingin (cold surge) dari daratan Asia turut berperan dalam memicu cuaca ekstrem. Fenomena tersebut meningkatkan kecepatan angin di Laut Cina Selatan serta mendorong pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah selatan khatulistiwa.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Equator, dan Kelvin yang didukung nilai Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif juga memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus di atmosfer. Kombinasi berbagai faktor ini meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah.
Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan sejumlah imbauan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengingatkan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut.
Jangan buang sampah sembarangan. Sampah menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir serta berisiko menimbulkan penyakit.
Hindari kontak langsung dengan air banjir. Pakai alas kaki. Segera bersihkan diri jika terkena air kotor.
Jangan biarkan anak-anak bermain hujan atau genangan air. Berisiko demam, diare, penyakit kulit, dan infeksi lainnya.
Basmi sarang nyamuk. Lakukan 3M plus. Kuras bak mandi, tutup tempat air, buang atau daur ulang barang bekas yang menampung air.
Konsumsi makanan minuman bersih dan sehat. Minum air matang dan jaga kebersihan makanan untuk cegah diare dan penyakit pencernaan lainnya.
Cuci tangan pakai air dan sabun. Minimal sebelum makan dan setelah dari toilet atau luar rumah.
Jaga daya tahan tubuh. Makan bergizi, minum cukup, istirahat cukup, rajin beraktivitas fisik.
Segera periksa ke Puskesmas atau RS jika sakit. Jika mengalami sakit seperti demam, diare, nyeri otot, batuk sesak, atau luka akibat air banjir dan tidak kunjung membaik, segera ke fasilitas kesehatan.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes RI Beri Imbauan di Tengah Cuaca Ekstrem yang Melanda Jabodetabek"
