Hagia Sophia

19 September 2022

Benarkah Hingga Kini Hubungan Pangeran William dan Harry Masih Tidak Akur?

Pangeran William dan Harry, detikcom

Kematian dari Ratu Elizabeth II membuat dua cucunya, Pangeran William dan Harry kembali terlihat bersama. Keduanya diketahui memiliki hubungan yang tak lagi akur semenjak Harry memutuskan untuk meninggalkan kerajaan.

Menurut psikolog klinis Dr Elena Touroni pendiri The Chelsea Psychology Clinic, dalam batasan tertentu persaingan atau rivalitas antar saudara kandung merupakan hal yang alami dan sehat.

"Untuk setiap anak yang memiliki saudara kandung, ada penyesuaian psikologis karena harus berbagi pengasuh. Kebutuhannya bersifat evolusioner sampai batas tertentu. Wajar jika ingin menjadi istimewa dan yang selalu harus kita negosiasikan dengan saudara kandung adalah berbagi minat dan perhatian dari orang tua," ucapnya dikutip dari Independent, Senin (19/9/2022).

Persaingan Pangeran William dan Harry di publik juga meruncing akibat adanya penonton atau publik yang akan memilih salah satu pihak.

"Skenario apa pun di mana dua saudara kandung berada di mata publik atau di mana ada kemungkinan persaingan kekuasaan, kemungkinan akan memicu naluri primitif," kata Dr Touroni.

"Kamu juga lebih cenderung membandingkan diri sendiri dan dibandingkan dengan saudara kandung. Jadi ada perasaan kompetisi yang melekat yang kemudian diperkuat oleh penonton," tambahnya.

Komentar lain datang dari psikiater di National Health Services Inggris, Dr Max Pemberton, yang menyarankan Pangeran William dan Harry melakukan sesi terapi di psikolog.

"Perselisihan dengan kerabat selalu rumit. Saya telah mengikuti banyak sesi terapi keluarga selama bertahun-tahun dan keretakan semacam ini selalu memiliki akar yang sangat dalam dan kompleks," katanya kepada Daily Mail.

"Bahkan dalam kasus di mana satu orang tampaknya jelas-jelas salah, tujuan dari terapi kelompok apa pun adalah untuk mencoba membantu semua orang memahami apa yang telah terjadi dan mencapai penyelesaian," pungkasnya.























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penjelasan Psikolog di Balik Kabar Pangeran William dan Harry Tak Akur"